Pewaris Tunggal
“Ayah kamu datang meminta alamat kamu di Jakarta, wajahnya terlihat kurang bersahabat, kami semua tentu tak tahu alamat kamu yang baru. Dia bilang kamu membawa sertifkat rumah yang kini di tempatinya bersama istrinya, dia juga bilang akan melaporkan kamu ke polisi kalau tidak menyerahkan sertifikat tersebut, Om Bahar juga bilang, ibu kamu masih punya hutang pada lintah darat dan sampai kini masih dia cicil, dia juga minta karena kamu tak ada, maka ayah harus melunasi hutang ibu kamu, dengan alasan itu buat kamu selama pendidikan polisi dulu!”
“Ira, seingat aku, rumah itu milik kakek kita…kenapa si Bahar ingin ambil sertifikat itu, dan soal hutang kan sudah beres dan aku serahkan ke kamu dulu
Hot Chapters