BAIT-BAIT CINTA SANG PEMBERONTAK
“Kok, ke restaurant sih, Kak. Memangnya mau ngapain?”
“Gak, ngapa-ngapain, cuman mau beli semen sama paku beton.”
“What! Semen, paku beton?” Lisa keheranan.
“Memangnya kalau ke restaurant, mau ngapain, Lis?”
“Ya, itu tandanya mau makan.”
“Yasudah, ayo.”
“Tapi, Lisa belum laper, Kak.”
“Ah, jangan bohong. Tadi kode laper dari perut lisa terdengar jelas sampai ke kutub utara.”
Hot Chapters