Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
WOLF (Indonesia)

WOLF (Indonesia)

Lalu, berlari dan tak segan untuk naik ke atas meja miliknya. “Kevin, balikin nggak, kertas gue?” Bobi yang panik, berusaha keras untuk merebut kembali kertas itu. Sayangnya, berat bobotnya yang mencapai hingga 100 kg membuat cowok gembul itu kesulitan untuk berlari, apalagi untuk merebutnya.
1013.5K viewsOngoingAdded to Library 336 Times as bibit bebet bobot
Read
+Library
Gairah Tersembunyi Bos Killer

Gairah Tersembunyi Bos Killer

“Bob, memangnya istri pak Nathan itu seperti apa sih? Sepertinya kamu sangat mengaguminya, sehebat apa sih?” “Hm, Yang pasti sangat cantik, tapi yang membuat aku kagum bukan masalah kecantikan fisiknya sih. Bu Nina itu sangat cerdas, ide-idenya selalu briliant, otaknya sangat encer. Sangat klop dengan pak Nathan, bisa kebayang, anak-anak mereka nantinya akan menjadi anak-anak jenius, karena berasal dari bibit-bibit ungggulan yang super istimewa.” Bob menceritakan kekagumannya pada Nina dengan penuh antusias, lelaki itu tidak menyadari jika wanita di hadapannya berubah menjadi gelap mendengarnya.
1068.1K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as bibit bebet bobot
Read
+Library
Wanita Simpanan Mafia Kejam

Wanita Simpanan Mafia Kejam

Mengusap dagunya dengan telunjuk dan ibu jari, melipat bibir ke dalam sambil mencerna ucapan pahit yang keluar dari mulut asisten pribadinya. “Selain itu, aku juga sudah menyelidiki informasi tentang Becca.” Robby kembali buka suara, “Dia adalah seorang pekerja lepas dengan status ekonomi rendah, usia dua puluh enam tahun, tinggal bersama ibu kandungnya, sedangkan ayahnya sudah meninggal belasan tahun yang lalu.” “Suaminya?” tanya Zach ingin tahu lebih dalam.
1055.9K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as bibit bebet bobot
Read
+Library
The Ugly Duckling

The Ugly Duckling

Sebulan telah berlalu. Bintang hari ini kesenangan setengah mati karena telah berhasil menurunkan lima kilogram dari bobot tubuhnya yang biasa. Berat badan awalnya adalah 68 kilogram dengan tinggi 158 cm. Dan kini berat badannya sudah turun menjadi 63 kilogram. Menurut dokter gizinya berat badannya idealnya adalah 48 atau maksimal 50 kilogram saja. Tetapi Bintang memberi target 45 kilogram. Agar ia memiliki body goals, gitu lho maksudnya.
9.750.8K viewsCompletedAdded to Library 1.8K Times as bibit bebet bobot
Read
+Library
Pejuang Terhebat No. 1

Pejuang Terhebat No. 1

Caleb Quinton sama gemuknya dengan babi di mata orang lain. Dia dikatakan memiliki berat sekitar 200 kg. Namun, dia seringan bulu ketika dia menerima tendangan langsung dari Fane, dia terbang mundur beberapa meter kemudian jatuh ke tanah. Gedebuk!
9.17.0M viewsCompletedAdded to Library 215.6K Times as bibit bebet bobot
Show Reviews (2320)
Read
+Library
Feeryal Faris
novel yang menarik tetapi entah kenapa penulis gagal meneruskan jalan ceritanya. sepatutnya jika perlu menamatkan ceritanya, harus diakhiri dengan kembalinya watak utama kepada keluarganya. persoalannya sekarang bagaimana situasi ahli keluarga watak utama terutamanya isteri dan anaknya??
Adriell Stanley
jalan cerita sangat baik cuma bab tamatnya sangat tak masuk akal...banyak persoalan² tak dapat di jawab di bab akhir.sangat kecewa tamat begitu saja.sekurang²nya biar la si fane merasa kebahagian yang tak terbatas diatas kepenatannya menuju ke pejuang no satu .
Read All Reviews
Nasi Bungkus untuk Laila

Nasi Bungkus untuk Laila

Yang ditanya malah sibuk joget. Arsen mencopot headset yang menempel di telinga Ubed. Lalu mengulang pertanyaannya tadi. "Iya, Mbak. Bu Safira insya Allah baik banget, apalagi sekarang beuuhh ..." Ubed mengangkat jempolnya, dengan raut muka yang sangat lebay. Seperti tukang obat pelangsing yang sedang promosi, bahwa produknya sangat ampuh dan ajaib menurunkan berat badan yang berlebih.
104.0K viewsOngoingAdded to Library 136 Times as bibit bebet bobot
Read
+Library
Ajari Cinta Jatuh Cinta

Ajari Cinta Jatuh Cinta

Apalagi saat dia berkata, "Manusia itu mahluk yang terlahir teramat kaya. Mereka punya akal untuk berfikir, hati untuk merasa dan intuisi untuk menilai dengan benar. Sayangnya ketika tumbuh dewasa kebanyakan dari kita hanya melihat dengan ego, merasa dengan nafsu dan menilai dengan kata orang. Itulah penyebab kita selalu merasa kecil. " "Betul! " balas Bobo. "Lihatlah aku yang gendut ini, Ta." Bobo meroasting dirinya. "Orang-orang sering memanggilku buntalan kentut. Katanya orang sepertiku takkan sukses, dan hanya akan jadi pegulat Sumo! " Nadanya terdengar begitu keras. "Mereka semua salah! Lihatlah aku sekarang.. " Ia menepuk dadanya dengan bangga. "Kamu sudah Sukses Bo?"
103.7K viewsOngoingAdded to Library 111 Times as bibit bebet bobot
Read
+Library
Terlahir Kembali Menjadi Dewa Perang

Terlahir Kembali Menjadi Dewa Perang

seru Betabot. Aron tak menggerakkan tubuhnya. Kepalanya menggeleng. "Tidak, ini belum cukup. Saatnya menghitungan mundur ledakan bom Mota sekarang juga! Pastikan seluruh bangunan di pulau ini rata." Ia segera memberikan kabar singkat kepada Monica atas pencapaian misinya yang berjalan meski belum seratus persen. Tidak lama Betabot menyusulnya. Robot besar andalannya itu datang diakhir perang. Sementara Betabot junior melaksanakan tugasnya.
109.3K viewsOngoingAdded to Library 278 Times as bibit bebet bobot
Read
+Library
Another Word to Say I Love You

Another Word to Say I Love You

“Lihat, lemakmu sangat terlihat di bagian perut. Bahkan aku bisa melihat beberapa lipatan dari jauh sekalipun.” “Apa kau tidak mengerti bahwa ini bukti aku sungguh terlahir sebagai manusia yang bahagia, huh?” tanya Lisa, gadis itu berjalan ke sana ke mari sambil bergaya, “Berat badanku bisa naik beberapa kilo adalah bukti seni kehidupan.” Bima menggeleng pasrah. Lelaki itu menyerah. “Terserah padamu, lah.” Lisa terduduk di samping Bima.
103.5K viewsOngoingAdded to Library 116 Times as bibit bebet bobot
Read
+Library
CEO BERLUTUT PADA GADIS SEDERHANA

CEO BERLUTUT PADA GADIS SEDERHANA

“Daripada baca buku politik yang bikin pusing.” Reny ikut tertawa. “Alya itu, dari dulu kalau baca novel bisa sampai nangis-nangis. Ingat nggak, Bob?” “Masih! Waktu SMA, dia nangis gara-gara tokohnya mati. Aku sampai bingung harus hibur gimana.” Alya memukul lengan Boby pelan. “Sssst! Jangan malu-maluin aku dong!”
830 viewsOngoingAdded to Library 24 Times as bibit bebet bobot
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status