Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MEMBUNGKAM MULUT IBU TIRI

MEMBUNGKAM MULUT IBU TIRI

tanyaku. “Iyalah! Kita harus menekan Pak Budi agar mengakui siapayang telah memfitnah kita,” sambar Alvin. “Iya. Alvin benar. Lita harus ke sana untuk membersihkannama baik kalian,” jelas Mama.
6.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 204 kali sebagai biji matamu lirik
Baca
+Pustaka
Wanita Masalalu Suamiku

Wanita Masalalu Suamiku

Katamu kamu cinta kepadaku selamanya Katamu kamu rindu kepadaku selalu Tapi mengapa aku masih ragu Katamu aku ini cinta terakhir kamu Katamu aku ini cinta dalam hidupmu Tapi mengapa aku masih ragu Mungkinkah aku ini menjadi satu-satunya cinta Yang terakhir kamu dan tak akan ada cinta yang kedua Dan ketiga dan cinta lainnya Katamu kamu hilang jika aku pun pergi Katamu kamu musnah jika cintaku punah Tapi mengapa aku masih ragu Katamu kamu cinta kepadaku selamanya Katamu kamu rindu kepadaku selalu Katamu aku ini cinta terakhir kamu Katamu aku ini cinta dalam hidupmu Tapi mengapa aku masih ragu Mungkinkah aku ini menjadi satu-satunya cinta
8.575.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai biji matamu lirik
Baca
+Pustaka
Rumah Tengah Hutan

Rumah Tengah Hutan

Dimana dia menangis, itulah matimu Dimana dia terbaring, kau bukan siapa-siapa Dia menangis, kau tertawa Dia menangis, kau berdusta Dia menderita, kau bahagia Dia bahagia, kau penuh cita Inilah hidup kita, hidup dia Dia hidup karena ingin hidup kita Dia makan, karena kitalah akan makan Sejak sore tadi, ibu mengerang Merasakan sakit tidak terkira Bahkan, jiwaku lemas melihatnya Aku menangis, dia tambah menangis Akhirnya aku tertawa, dia tersenyum Bahagiaku, ternyata bahagianya Aku tidak menyangka, mataku untuknya Betapa tidak mungkin aku menginjak Semata hidup hanya untuknya Ibuku, berjalan dari gunung satu Mengunjungi gunung selanjutnya
8.99.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 256 kali sebagai biji matamu lirik
Baca
+Pustaka
Air mata yang Kutumpahkan

Air mata yang Kutumpahkan

Ia sampai sudah hapal kata-kata yang akan diucapkan oleh anak menantunya itu. "Bukannya Ibu tidak mempercayai maksud baik Allah ya, Nji. Tapi selain doa dan ikhtiar, kita juga harus usaha dong, Nji?" Bu Tita kini meletakkan sendok dan garpunya. Ia ingin berbicara serius dengan anak menantunya. Mungkin sudah saatnya mereka berdua harus sedikit di kerasi.
1091.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai biji matamu lirik
Baca
+Pustaka
Takdirku Bersamamu

Takdirku Bersamamu

Dear Diary 27 Mei 2021 Alammu dan alammku sudah berbeda Ragamu tak lagi ada disampingku Langkah kakimu juga tak lagi mengiringiku Dan kini, Senyum manis dan tutur kata lembutmu juga tak lagi menyapaku Namun, kau harus tahu rinduku padamu masih tetap seperti dulu Seperti saat kita pertama kali bertemu Semua kenangan tentangmu akan ku simpan rapat jauh di lubuk hati dan ingatanku tentangmu. Kau tau Dave, akhir-akhir ini ada seseorang yang membuatku kembali tersenyum dan seakan merasakan sebuah kenyamanan ketika bersamanya. Aku juga tidak tahu apakah aku memang nyaman ataukah hanya sekedar menghargai kehadirannya yang sudah beberapa bulan ini mencoba menghiburku dan menguatkanku juga menyemang
3.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai biji matamu lirik
Baca
+Pustaka
Mati Kembar

Mati Kembar

Pun aku sebagai sang mama ikut membalas senyumnya dengan hangat. “Sayang, ayo bangun! Kayaknya Mama nggak perlu lagi ngasih tahu kalian kalau hari ini hari apa,” ucapku antusias menatap bola mata Andita yang tersenyum padaku. “Iya, Ma. Andita tahu dong,”jawab gadis mungil itu dengan aura bahagia yang terpancar. “Kak Andin, Kak Andin ... Bangun, hari ini giliran kita ditemani Mama Papa jalan-jalan, lho,” Andita lalu mengguncang sisi bahu kakaknya dengan antusias.
105.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 218 kali sebagai biji matamu lirik
Baca
+Pustaka
Matahari yang Ingin Terbenam

Matahari yang Ingin Terbenam

Bahkan tanpa sadar gue udah sedari awal ngikutin lirik lagu walau dengan suara pas-pasan kaya bebek keselek linggis. Diam artinya bahagialah, menangis artinya aku sangat mencintaimu Aku tak akan mati hanya karna ia tinggalkan Jadi berhentilah menatapku seolah aku sedang sekarat Jawabanku akan selalu dengan senyuman saat orang bertanya kabarku Tinggalkan aku sendiri, jangan temui aku Aku tak ingin memulainya kalau tahu kau akan pergi
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai biji matamu lirik
Baca
+Pustaka
AIR MATA RINDU

AIR MATA RINDU

Bi Sri memotong ucapanku. Kutatap wanita yang langsung ngacir menuju pintu ruangan itu. "Lho, mau ke mana, Bi? Di sini, kan, ada kamar mandi," tanyaku heran. Bi Sari yang sudah hendak mencapai pintu pun berbalik. "Bibi mau ke toilet masjid saja, Non. Biar tenang."
1013.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 522 kali sebagai biji matamu lirik
Baca
+Pustaka
Setelah Mati Pun Aku Masih Nomor Dua

Setelah Mati Pun Aku Masih Nomor Dua

Ekspresi Felicia berubah dan wajahnya memucat. Dia protes dengan nada kesal, “Bibi, jangan berbicara sembarangan, donor sumsum tulang itu aman dan tidak akan membuat orang mati.” “Kalau dia tidak bersedia mendonorkan sumsum tulang padaku, dia bisa saja langsung bilang, jangan mengutuk diri sendiri, akan sial.” Dia berbicara dengan keras, seolah-olah aku sedang menguping dari dalam. Simon yang tadinya masih linglung, langsung rileks mendengar kata-kata Bibi Rina.
17.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 616 kali sebagai biji matamu lirik
Baca
+Pustaka
Pembantu Kesayangan Tuan Muda

Pembantu Kesayangan Tuan Muda

Tak seperti gadis-gadis lain yang penuh dempulan di wajah mereka untuk bisa terlihat cantik. "I'm crazy over you ... oh i-i-i-i." Bimo yang sedang memutar musik ikut menyanyikan penggalan lirik lagu milik Blackpink yang sedang mengudara di dalam kamarnya. Bahu dan kepalanya bergerak-gerak membentuk goyangan asyik sesuai irama musik. "Bimooo!" Bimo buru-buru menutup kuping saat Atika menggonggonginya. Lengkingan suaranya yang nyaring serasa membobol dinding kamarnya.
10100.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.5K kali sebagai biji matamu lirik
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status