Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Agnia dan Cermin Pecah

Agnia dan Cermin Pecah

Cocok. "Oke, Ipan. Kerjaan lu gampang tapi jijik. Tarik gerobak dari jam dua pagi sampai jam lima subuh. Rutenya Gang Kancil sampai jalan raya. Bayaran harian. Lima puluh ribu. Ambil atau pergi." "Saya ambil." Bang Jali melempar buntalan kain ke arahku. "Pake itu. Bekas si Udin yang kena tipes. Jangan ilangin, inventaris negara tuh."
814 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai bingkisan tahlilan 40 hari
Baca
+Pustaka
Terjebak Cinta Terlarang

Terjebak Cinta Terlarang

"Dan ada syarat untuk benar-benar melepaskan semua pengaruh siluman itu." Imbuh Lek Beni, beliau berhenti sejenak. "Kamu harus dipingit selama satu bulan penuh. Ini obat yang harus kamu minum setiap hari, tiga kali sehari," Lek Beni memberikan obat herbal berupa kapsul. Sembari memberi penjelasan panjang lebar termasuk untuk dipingit. Aku mendengarkan dengan seksama. "INGAT!! Jangan pernah melanggar pantangan ini! Demi kebaikan kamu!" Lek Beni memberi peringatan kepadaku.
3.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai bingkisan tahlilan 40 hari
Baca
+Pustaka
Selir Kesayangan Suamiku

Selir Kesayangan Suamiku

tanya Gendhis mencoba akrab dengan beberapa orang di sana gar tak menimbulkan rasa curiga. Biasanya mulai malam pertama sampai malam ke tujuh tuan rumah ataupun orang yang mendapat musibah mengaakan acara tahlian, dan setiap orang yang menyumbang tahlil mdi beri sebungkus nasi sebagai tanda terima kasih atas sumbangan tahlil dan do’anya. Dan ada perbedaan di malam yang ke-3 (lotelloh) dan juga pada malam yang ke-7 (topettoh) yang biasanya hanya di beri sebungkus nasi ini di tambah semacam jajan-jajanan dan air. Perbedaan ini di karenakan mengkiyas atau mengibaratkan seperti orang yang baru lahir yang pada hai ke-3 dan ke-7 merupakan hari na’asnya dan di kuburannya juga mulai dari malam perta
1015.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 405 kali sebagai bingkisan tahlilan 40 hari
Tampilkan Ulasan (6)
Baca
+Pustaka
donalwilys
cerita yg bagus tp, dialog 2 orang dikasih keterangan siapa yg ngomong mulu. cukup akhiri pake tanda petik, trs ganti paragraf. misal, ucap gendis, tolak gendis, gurau gendis, bentak mama. yg baca jg tau maksud dialog 2 orang itu. pliss, belajar ngetik yg bener y biar kayak novel beneran. semangat
MOON
heh rio, gendis, pintu neraka sebelah kiri. cepat masuk kesana. thor, plisss lah bikin menyesal si pezina itu. pengen berkata kasar sama laki kegedean napsu. gundik gatel juga, berpengetahuan tapi kelakuan kayak iblis.
Baca Semua Ulasan
Duke, Mengapa Kau Baru Memohon Saat Aku Pergi?

Duke, Mengapa Kau Baru Memohon Saat Aku Pergi?

Beberapa prajurit Cornwall sudah siap di pelana, sementara Bryan memeriksa sekali lagi pengikat barang di belakang kereta. Tili memelankan langkah saat sampai di undakan batu—memastikan ayahnya menemukan pijakan agar tidak terjungkal, sebelum melangkah lagi. “Ayah… dua bulan.” Julian mendengus. “Satu bulan.” “Enam minggu.” “Dua puluh lima hari.” Tili berhenti berjalan. “Bukan begitu jalannya penawaran! Kalau aku menawar, seharusnya kau mengambil jumlah yang tengah—empat puluh hari misalnya.”
1020.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 511 kali sebagai bingkisan tahlilan 40 hari
Baca
+Pustaka
Satu Wanita Satu Skill

Satu Wanita Satu Skill

> “Karena saya pernah tinggal sama nenek saya yang baunya mirip ini. Dia selalu kuat... kecuali kalau malam.” Rita diam sejenak. Tangannya menahan tutup botol ketiga, tidak langsung dibuka. --- [NOTIFIKASI SISTEM] > MISI UTAMA DIMULAI – “AKTIFKAN SEMUA SKILL DASAR DALAM 30 HARI” Batas waktu: 30 Hari (dunia nyata) Sentuhan Halus Lv.1 (X) Sugesti Verbal Lv.1 (X)
10990 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai bingkisan tahlilan 40 hari
Baca
+Pustaka
Sentuhan Panas Berujung Menikah

Sentuhan Panas Berujung Menikah

ucap Kevin mengingat raut wajah Eliza yang kesakitan. "Dan... yang paling buat menderita tuh bukan ini!!" seru Kevin sambil menunjuk bekas gigitan istrinya. "Trus?" sela Aldi. "Kalian harus puasa 40 hari!" seru Kevin dengan wajah lesu. "Puasa?" tanya Rikki tak paham, termasuk Leon dan Aldi memasang raut wajah bingung. "Puasa ranjang!" seru Kevin memperjelas maksudnya.
10106.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai bingkisan tahlilan 40 hari
Baca
+Pustaka
Mencintai Seorang Climber

Mencintai Seorang Climber

“Ada Nok, dari uang takziah para tetangga dan kerabat. Ya secukupnya uang saja. Yang datang mau tahlilan juga mengerti kalau kita lagi berduka cita, dan tujuan tahlilan untuk mendoakan almarhum. Soal suguhan, itu kan, tanda kita menghargai kehadiran tamu yang datang ke rumah kita untuk turut mendoakan almarhum.” “Tapi biasanya kalau tahlilan hari keempatpuluh, tradisinya tuan rumah suka ngasi berkat sama tamu yang datang. Bapak juga dulu kalau ikut tahlilan empatpuluh harian tetangga yang meninggal, suka pulang bawa berkat, kadang nasi kotak, kadang isinya mi instan, biskuit dan minyak goreng. Apakah Emak mau menyiapkan nasi berkat juga buat tahlilan empatpuluh harian?”
3.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai bingkisan tahlilan 40 hari
Baca
+Pustaka
KUKIRA MISKIN, RUPANYA CEO

KUKIRA MISKIN, RUPANYA CEO

Seorang panitia menyerahkan goodie bag berisi snack warna merah jambu dengan tampilan potongan-potongan kentang berbentuk love yang terlihat menggoda. “Terimakasih.” Dahlia menerima dua pacs snack yang masih dihiasi pita biru berbentuk bunga. Tangan Aditya langsung menyambar dan memperhatikan segala sisi kemasan itu. “Bagaimana mereka bisa mendapatkan sertifikat halal dalam waktu singkat? Sebenarnya kapan produk ini disiapkan? Lalu apa tujuan mereka memenuhi tawaran kerjasamaku tempo lalu? Aku belum bisa mencernanya Dahlia,” lirih Aditya membolak-balik bungkus snack itu.
1057.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai bingkisan tahlilan 40 hari
Baca
+Pustaka
Sepiring Talak di Pagi Hari

Sepiring Talak di Pagi Hari

“Iyain aja, deh. Biar nggak nangis.” “Katanya, empat bulan itu bayi saatnya ditiup nyawa, dicatat jodoh, maut, dan rezekinya. Kesempatan yang baik buat diadakan kirim doa biar semuanya dicatat baik. Jadi, kapan?” tanya Anggi lagi. “Nyari hari yang tepat. Kalau menurut penanggalan Jawa, yang baik itu hari Sabtu Wage. Tapi aku lebih suka malam Jum’at, sih. Minta tolong lihatin kalender, dong,” pinta Nilna.
1051.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai bingkisan tahlilan 40 hari
Baca
+Pustaka
BANGKIT

BANGKIT

bisik Rabithah "Hei kelinci, gue denger apa yang Lo bisikan ke Aini." Rabithah tidak memperdulikan Reza dan Rama, ia menarik tangan Aini menuju kantin. Ketika mereka menuju kantin, Aini di hadang oleh junior mereka yang memberikan ucapan serta hadiah ulangtahun untuknya. "Terimakasih," ucap Aini kepada mereka semua. Mereka berdua melanjutkan tujuan mereka yaitu kantin. Aini memesan nasi goreng karena hari ini ia ulang tahun, sedangkan Rabithah memesan bakso kosong.
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai bingkisan tahlilan 40 hari
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status