ISTRI SIRI TENTARA ALIM
HaniHadi_LTFlirik menangis dijalan pulangnadin amizah menangis di jalan pulangkering sudah air matakulirik lagu bagai ranting yang kering
Agna mendekat, matanya bening, wajahnya tampak damai.
“Empat bulan ya,” bisik Arhand, menggenggam jemari istrinya, “kita nunggu sampai Allah bilang ‘ini waktunya’…”
Agna mengangguk, mengusap pipi suaminya dengan lembut. “Empat bulan... dan sekarang, kita benar-benar halal.”