ISTRI SIRI TENTARA ALIM
Agna mendekat, matanya bening, wajahnya tampak damai.
“Empat bulan ya,” bisik Arhand, menggenggam jemari istrinya, “kita nunggu sampai Allah bilang ‘ini waktunya’…”
Agna mengangguk, mengusap pipi suaminya dengan lembut. “Empat bulan... dan sekarang, kita benar-benar halal.”