Karma Perselingkuhan
"Gini, Bu Sri, Mas Ahmad, dan Mbak Fitri. Benar kata Mbak Fat tadi. Tamu, 1x24 jam, itu wajib lapor. Apapun alasan keberadaan Mbak Fitri di sini. Apalagi menurut bukti yang diberikan Mbak Fatimah, Mbak Fitri ada di rumah ini, sejak beberapa hari lalu, betul?"
Mereka semua diam. Aku melirik ke arah Fitri. Sekilas memang terlihat cantik. Kulit putih mulus, tubuh sintal, hidung mancung, mata lebar, rambut panjang tergerai. Secara fisik, aku berbeda jauh dengannya. Kulitku sawo matang, walaupun tidak kusam. Penampilan juga sederhana. Hanya kulot panjang dipadu dengan atasan panjang pula. Kerudung walaupun tidak terlalu lebar, tapi menutupi dada dan melewati pundak.