Revenge In Love
Proa paruh baya itu menutup telepon, wajahnya berubah menjadi cukup serius, rahannya turut menengas, ditambah tatapannya yang begitu tajam.
Dia menatap Vincent, juga Vale secara bergantian. Sementara yang ditatap hanya bisa diam, tak berani menyelak.
"Markas BlackWood di Timur baru saja dibom oleh lawan." Ucap Lucas dingin, semua kata yang terlontar terdengar mengandung kemarahan, dan pastinya itu berhasil membuat empat bola mata lainnya terbuka sempurna.
"Saya harus segera kesana. Dan untuk kalian, jangan pernah meninggalkan satu sama lain." imbuhnya, mantap, sebelum berjalan menjauh.
Bab Populer