Gadis Perawan Untuk CEO
ucap bibi Sanum yang dengan santainya meninggalkan mereka berdua setelah menyulut masalah.
"Aku masih normal, aku menyukai seorang pria," ucap Melod kesal.
"Kau pikir aku menyukai wanita?" tanya Maria, mendengar hal itu, Melodi menatap tajam ke arah Maria, penampilan tomboi, potongan rambut cepak dengan pakaian kerja seperti seorang pria, maskulin dan terlihat tampam tampan cantik dari beberapa sisi.
"Ah sudahlah, tidak perlu membicarakan orentasi seksualmu," ucap Melodi yang terlihat berusaha mengalihkan pembicaraan.
Hot Chapters