Birahi Liar istri Setia
Gus Bokis mengayunkan ilalang basah itu ke arah pakaian dalam dengan gerakan berputar, sambil membacakan jampi-jampi berbahasa Jawa kuno yang lirih namun terasa berat:
“Saka weton lan keturunan, bukak lawang kasempatan. Sing kependem dadi ketok, sing ketok dadi berkah. Siji dadi loro, loro dadi keturunan. Amin… amin… ya Dzat Kang Maha Nyiptakaké.”
Bu Maria memejamkan mata. Ia begitu percaya pada kekuatan Gus Bokis, bahkan jika sebagian hatinya merasa caranya tak biasa.