Candu Dekapan Kakak Ipar
“Ini ada pameran anak apa gimana?”
Sekar mendengus kecil, tapi senyumnya tak hilang. “Pameran cucu-cucu Mami yang sehat-sehat,” katanya.
Lalu tatapannya berubah tajam, menancap lurus pada anak bungsunya. “Kamu jangan cuma komentar, Kai.”
Kaisar mengangkat alis. “Maksud Mami?”
Sekar berdiri, melipat tangan di dada. “Cari pasangan yang benar. Yang jelas. Yang bisa kasih Mami cucu lagi. Dari kamu, anak bungsu.”