Pelakor Harus Mati
“Ssssstt…. Nggak apa-apa, Sayang, nih lihat tante punya apa? Ini boneka beruang, namanya Tedy. Halooo, adik kecil…”
Suara itu membuat langkah Indra membeku seketika. Kepalanya menoleh kaku bagai robot, melirik ke balik gorden anak yang menangis tadi.
“Halo adik kecil, jangan nangis lagi, ya. Nanti kita main sama-sama,” hibur seorang wanita sambil menggerakan tangan boneka beruang dengan stetoskop yang menjadi maskot rumah sakit itu. Ia terus berbicara kepada si gadis kecil, sambil mengangkat tinggi-tinggi boneka beruang di tangannya, seakan boneka itu tengah terbang seperti pesawat.
Hot Chapters