Ah! Enak Mas Dokter
"Kenapa Dok? Bisa dijelaskan ngga? Kenapa atuh kedua orang tuanya dibikin shock sampai hampir mati juga?"
Dokter Gunawan tersenyum kecil sambil menggaruk tengkuk yang tidak gatal. "Kalau soal itu, saya belum bisa menjelaskan. Anda bisa bertanya pada Dokter Barta apa alasannya, karena saya tidak tahu. Tapi, kemungkinan Dokter Barta sudah memikirkan sebelumnya. Bisa saja kalau kalian diberitahu, kalian tidak akan menangis dan menunjukkan rasa kehilangan yang natural, karena setahu kami semua. Penjahat itu menggunakan orang dalam untuk membunuh Sisca. Kami saja tidak tahu yang mana teman dan musuh. Penjahat itu benar-benar licik dan pintar."
Agung dan Innaya terdiam, memikirkan ucapan Dokter Gu