Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
BANGKIT

BANGKIT

omelnya. Bisma mencari hadiah untuk Aini sesuai perintah Arga, ia datang ke toko kado dimana ia bisa memilih hadiah yang akan diberikan. Pilihan Bisma jatuh pada boneka Boba yang cukup besar berwarna coklat, tidak tahu mengapa ia tertarik dengan boneka itu. "Mbak tolong boneka yang ini satu," pintanya pada penjaga toko. Setelah mendapatkan hadiah untuk Aini ia bergegas kembali ke kantor, dan nantinya ia akan bertanya pada sang Papa dimana mereka akan merayakan ulang tahun Aini.
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai bua
Baca
+Pustaka
BUKAN OB BIASA

BUKAN OB BIASA

Cibir Adam menertawakan Gira. "Biarin, namanya juga usaha!" Balas Gira memeletkan lidahnya, tanpa peduli dengan reaksi Susan dan yang lainnya dengan sikap centilnya terhadap Adam Mereka berangkat ke Bali dengan menggunakan bis perusahaan, sebuah bis dengan fasilitas premium untuk kapasitas empat puluh orang. Mereka berangkat jumat sore, sehingga mereka bisa memaksimal dua hari waktu liburan di Bali. Seperti yang diucapkan oleh Susan pada Gira sebelumnya. Ternyata, setiap orang sudah ditentukan tempat duduknya masing-masing.
9.1171.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.9K kali sebagai bua
Baca
+Pustaka
Pemanis Aksara
ceritanya mantap Thor. oh iya izin promosi Thor. boleh mampir ke ceritaku, Kubalas Kesombongan Selingkuhanmu Lunas status tamat dan cerita Kain Basahan Basah di Kamar Mandi status on going. Terima kasih.
Helminawati Pandia
Salam sejuk buat semua reader tercinta terima kasih karena telah sudi membaca cerita saya, tolong bantu up dengan sumbangan gem nya, ya. Mohon dukungannya baca cerita saya yang berikutnya juga. 1. Ketika Istriku Minta Talak 2. Benalu di Rumahku Ketika Suamiku Terkena PHK 3. Nafkah Batin Basi
Baca Semua Ulasan
SILARIANG

SILARIANG

Sikap ibu Dibyo sangat dingin sudut matanya melirik ke arah Tenri tanpa keramahan untuk menantunya. “Ibu, perkenalkan ini Tenri, Andi Tenri Bungauleng, istri Tyo.” Ucap Tyo dengan penuh harap jika ibunya mau menerima kehadiran Tenri sebagai istrinya. Tenri mengulurkan tangannya untuk menyalami ibu mertuanya tapi ibu Dibyo hanya melihat tangan Tenri itu tanpa berniat membalas uluran tangan menantunya. Dia malah menarik lengan anaknya ke arah kamar tidurnya.
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai bua
Baca
+Pustaka
Buruk Rupa

Buruk Rupa

ucap Allen memaksakan untuk tersenyum walau bimbang. "Yakin pasti bisa Non?" "Yakin, atau mungkin?" ucap Allen tidak yakin sepenuhnya. "Mau pinjam 3jt uang Bibi?" tawarnya. "Ha? Yakin Bi? Emangnya Bibi nggak kesusahan nanti?" tanya Allen.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai bua
Baca
+Pustaka
BI-LA

BI-LA

Bita dan Kara langsung menatap Nila dengan tatapan kesal, “Mia itu lho, yang kemarin pas wisuda dapat IPK 3.9 nyaris sempurna banget.” “Oh, tau.” Nila ingat soal salah satu temannya yang mungkin emang tiap hari sarapannya buku, soalnya pinter banget. “Tapi, kok dia bisa tau –maksud gue, emangnya dia kenal Abu?” Bita menggeleng, “Namanya Biru. Kalau Abu sih, peliharaannya Aladdin.” Nila tertawa, “Iya, sorry. Maksud gue Biru.”
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai bua
Baca
+Pustaka
PAWANA

PAWANA

Dan tak butuh waktu lama, dia maju untuk menjalankan gilirannya. "Halo semua," Deg, suaranya benar-benar mampu membiusku. "Namaku Reyza Pawana Suar. Kalian bisa memanggilku Reyza," ucapnya tanpa mengalihkan pandangan dari mataku. Reyza Pawana Suar, namanya bagus. Aku tak mengalihkan pandanganku dari mata cokelatnya sampai dia duduk kembali. Setidaknya satu teka-teki sudah berhasil kujawab. Dia juga tak mengalihkan pandangan dariku. Seolah dia sudah lama mengenalku, dan ingin mengatakan "Kayra, kita ketemu lagi,". Ah, entahlah.
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai bua
Baca
+Pustaka
Barraberee

Barraberee

Mama saja pernah menyeletuk, “Kalau kamu nanti punya bayi, pasti ASI kamu banyak sekali. Sampai muncrat seperti pipa air keran yang bocor.” Buset dah, omongannya. Apa lagi kalau Mama ngomentarin pantatku yang berisi itu. “Kalau dilihat-lihat, ukuran pinggul kamu sudah cukup standar untuk melahirkan secara normal.” OMG! “Baiklah, kamu bukan king kong. Kamu Qarmita Alpha Cygni anaknya Prof.H.Maulana Oman dan Bu Hj.Ghaziyah Hilmiya, adiknya Mbak Alya Vega Nova dan Orion Nizam Mahfud.”
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai bua
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status