Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
FLOWIE

FLOWIE

Flowie yang tingginya hanya 160 tampak hanya sebahunya. “Kau mau beli sepatu apa?” tanya Flowie kepada Tyo sambil melangkah menuju mal di hadapan mereka. “Sepatu basket kak, Tapi kenapa kita tidak beli di Sport Corner tempat kau bekerja saja kak?” tanya Tyo kepada Flowie sambil melihat kanan kiri untuk melihat mobil yang lalu lalang saat mereka hendak menyeberang.
105.8K viewsCompletedAdded to Library 145 Times as buah lo
Read
+Library
AMPLOP LEBARAN

AMPLOP LEBARAN

Lalu, mereka berdua pergi menuju ruko yang akan dikontrak. *** “Bagaimana, Mbak? Bagus kan tempatnya?” tanya Azam setelah cukup lama mereka melihat-lihat. Sebuah ruko berukuran 4x6 yang letaknya di seberang pasar bisa dibilang cukup strategis. Apalagi dalam radius tiga kilo meter dari tempat tersebut belum tak ada warung makan. Memang ada yang menjual, tapi hanya berupa makanan cepat saji yang tak memiliki banyak varian menu.
4.8K viewsCompletedAdded to Library 120 Times as buah lo
Read
+Library
Pesan Kotor Di Laptop Anakku

Pesan Kotor Di Laptop Anakku

katanya sambil tersenyum kecil. “Makasih, Boo. Kapan belinya?” tanyaku sambil melihat tulisan I Love You yang tercetak besar pada permukaan balon berwarna bening dengan isian tiga buah balon berwarna merah muda yang lucu tersebut. “Om BB yang beliin. Nggak tahu di mana. Jelek, ya?” tanya Jo dengan nada kecewa. “Nggak, dong! Ini bagus banget!” pujiku sembari menatap ke arah Jo dengan penuh debaran dii dada.
1065.1K viewsCompletedAdded to Library 2.4K Times as buah lo
Read
+Library
FIORE

FIORE

Adrian sudah dapat merasakan penyesalannya karena ia harus ikut makan siang ini bersama dengan keluarga lengkapnya. Memasuki lobi utama, hal yang pertama kali tertangkap oleh mata adalah lantai dari petak-petak marmer putih gading, tiang-tiang baja ramping melengkung menahan puluhan potongan kaca yang berbentuk kubah, cahaya menembus masuk serta memberikan pemandangan langit dan tepat di pusat kubah, tergantung sebuah lampu kaca yang besar. Di ujung, tangga dari besi bermotif sama rumitnya dengan pintu utama, saling berpilin menuju balkon lantai dua dan seterusnya.
105.0K viewsOngoingAdded to Library 179 Times as buah lo
Read
+Library
Tetanggaku Luar Biasa

Tetanggaku Luar Biasa

Tetanggaku Luar Biasa END Enam bulan kemudian. “Mbak, ini kerupuknya digoreng nggak ngembang, jadi saya balikin, ya.” Aku dan Santi saling pandang. Masih bingung dengan maksud Bu Lisa, tetangga baru kami. “Baru diambil dikit, kok. Baru sekali ngegoreng. Nih,” Bu Lisa meletakkan bungkusan kerupuk mentah di meja yang berisi dagangan lain.
1024.3K viewsCompletedAdded to Library 972 Times as buah lo
Read
+Library
BI-LA

BI-LA

“Lo sama Nata aja cakepan Nata. Tolong lo bercermin dulu, Gy.” Argy mendelik mendengar ucapan Lani. “Mba, kenapa sih hobi banget bully Argy?” “Lo emang bully-able.” Biru tak sengaja bertatapan dengan mata Nila membuat gadis itu senang, “Nah, kalau Biru mah sayang-able. Udah ya, gue gak tahan mau nyamperin suami.” “Calon, Nil! Calon!” Argy mengingatkan Nila tapi tampaknya gadis itu tak perduli.
2.4K viewsOngoingAdded to Library 58 Times as buah lo
Read
+Library
ARABELLA

ARABELLA

"Lo ... suka sama gue?" ******************************
104.1K viewsCompletedAdded to Library 101 Times as buah lo
Read
+Library
Love by Accident (Indonesia)

Love by Accident (Indonesia)

"Iya-iya kakak baik, cantik lagi." "Tapi emang kamu mau beli apa sebenernya ke minimarket?" Tanya Lara "Mau beli es krim, sama roti." "Roti? Kan ada roti mah dirumah." "Ih kakak bukan roti itu, maksudnya roti jepang. Ituloh pembalut, kakak kan juga tiap bulan pake." "Pembalut?" Seketika pikiran Lara langsung berkecamuk dan tubuhnya terasa lemas.
106.3K viewsOngoingAdded to Library 238 Times as buah lo
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status