Pelajaran Panas Dengan Ayah Muridku
seru Elvio girang begitu melihat guru lesnya masuk lebih dulu.
“Loh, ada Om San juga? Kenapa kalian datang bareng?” Nada ingin tahunya polos sekali.
“Om sama Kak Anin ternyata satu kampus, loh,” ungkap Sankara sambil tertawa kecil, lalu mendekat ke ranjang. Dia meletakkan satu keranjang buah di meja samping tempat tidur. “Ini dari Nenek, El. Ada anggur, stroberi, apel, semua kesukaan kamu.”