Sepucuk Surat Cinta
Matanya masih sama, mengamati senja dari balik jendela hingga benar-benar hilang dari penglihatan.
Lain hati, lain pula tempatnya. Bukan hanya dibimbangkan oleh kisah percintaan, dirinya pun dibimbangkan oleh masalah keluarga. Ternyata menyelesaikan misi surat cinta, tak segampang menyusun pazel. Baru beberapa hari saja, masalah ini terasa rumit bagi Hyra. Dia lelah. Ingin menyerah. Akan tetapi, keadaan mengatakan bersabarlah. Waktu terus berjalan, senja mulai berganti malam. Kali ini, sholat tak pernah ia tinggalkan. Bukan, bukan karena masalah yang datang menghampiri. Justru sebaliknya, cinta yang membuat ia sadar, bahwa selama ini ia jauh dari Penciptanya.
Hyra berjalan menghampiri ibunya
Hot Chapters