Tawa anak tengah malam
“Ah, sudah selesai! Kita udah nemu barangnya. Ayo keluar! Ayo, ayo, ayo.”
Tiba-tiba, terdengar suara seperti barang jatuh dari rak sebelah.
Mereka langsung terpaku mendengarnya. Arman menyorotkan senter ke sumber suara. Sebuah buku lusuh jatuh dari rak, sampulnya hitam, hangus di pinggirannya.
Arman menunduk dan memungutnya. “Ini, buku harian.”
Bima menutup wajah dengan tangan. “Sumpah, kenapa selalu harus ada buku harian di cerita horor? Nggak bisa gitu kita nemu duit aja di gudang?”
Bab Populer