Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Istri Kontrak Sang Miliarder Terkutuk

Istri Kontrak Sang Miliarder Terkutuk

dia. Tujuan pertama Meri sederhana: toko buku tua di pinggiran kota. Ia tahu Adrian tidak membaca novel romantis atau fantasi, tapi saat melihat lelaki itu tersenyum simpul membaca sampul belakang sebuah buku detektif jadul, Meri merasa dadanya hangat. Mereka membeli dua buku tanpa tahu kapan akan sempat membacanya.
102.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 93 Beses bilang buku pertama tere liye
Read
+Library
Pemilik Kitab Seribu Bayangan

Pemilik Kitab Seribu Bayangan

"Orang tuamu dibunuh karena kitab ini. Tapi mereka berhasil menyembunyikanmu sebelum mereka mati. Sekarang, kau punya pilihan. Kau bisa tetap hidup sebagai petarung jalanan, atau kau bisa belajar ilmu ini dan menuntut balas." Lei Tian menatap kitab di depannya. Seumur hidupnya, dia tidak pernah tahu siapa orang tuanya. Dan sekarang, tiba-tiba dia diberi kesempatan untuk menemukan jawaban. Dengan tangan gemetar, dia membuka halaman pertama kitab itu. Begitu halaman pertama terbuka, hawa dingin menyelimuti ruangan. Tulisan-tulisan dalam kitab itu bergetar, seolah memiliki nyawa sendiri.
107.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 197 Beses bilang buku pertama tere liye
Read
+Library
Angin di Antara Kita

Angin di Antara Kita

Ia menatap layar lama, lalu menekan “simpan” Untuk pertama kalinya, tulisan itu bukan tentang luka — melainkan tentang keikhlasan. ⸻ Beberapa bulan kemudian, Nayla menghadiri pameran buku lokal. Ia membawa naskah kecilnya yang diterbitkan secara independen. Buku itu, Pergi Tanpa Pamit, mendapat sambutan yang hangat. Banyak yang tersentuh, banyak yang mengaku melihat diri mereka di dalam kisah itu.
1.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 25 Beses bilang buku pertama tere liye
Read
+Library
Aku Istri Pertama, Tapi Hanya Jadi Simpanannya

Aku Istri Pertama, Tapi Hanya Jadi Simpanannya

Setelah melihat daftar isi, ia memilih membaca bab tentang Emosi, Perkembangan Sosial, dan pembentukan karakter dari buku itu. Siang itu perpustakaan cukup ramai pengunjung. Tapi hal menyenangkan dari perpustakaan adalah seramai apapun tempat ini akan tetap terasa sepi dan tenang. Meski sayangnya ketenangan itu tidak berlangsung lama untuknya. Baru dua lembar ia membaca buku psikologi pendidikan itu, tiba-tiba seseorang memukul kepala bagian kanannya pelan dengan sebuah buku.
107.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 203 Beses bilang buku pertama tere liye
Read
+Library
Menukar Takdir Istri Sang Adipati

Menukar Takdir Istri Sang Adipati

Namun, saat ia membuka halaman pertama, jantung Liya seolah meloncat ke tenggorokan. ​"BUKU APA INI?!" teriak Liya. Suaranya melengking tinggi. Wajahnya seketika merah padam. Ia menyodorkan ilustrasi di halaman itu tepat ke depan hidung sang cendekiawan, gambar sepasang manusia dalam posisi yang sangat ... intim dan eksplisit.
1020.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 761 Beses bilang buku pertama tere liye
Read
+Library
Malam Pertama yang Tertunda

Malam Pertama yang Tertunda

Pun dengan Said, tapi dia memilih diam dan menjaga wanita pujaannya dalam diam. “Ya, sudah kalau nggak mau ngomong!” Ibnu membuka seleting tas hitam miliknya, mengeluarkan beberapa buku dan alat tulis. Mutia tertunduk menyembunyikan kekecewaan di wajah, menahan sesak yang menyumbat indra pernapasannya. Netranya berair, tertahan di pelupuk. Dia bergumam, “kamu benar-benar nggak peka, Nu.”
9.914.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 450 Beses bilang buku pertama tere liye
Read
+Library
Lara Dan Rasa

Lara Dan Rasa

Modus sama brian! Cahaya tertawa,”hahahah” “ngaco lu mana mau brian sama gw. Gw kan kasar!” Cahaya melirik kearah brian yang hanya tersenyum melihat obrolan cahaya dengan yuli. Cahaya kembali meneruskan,”Aku tiap hari baca buku-buku karya Tere Liye, Boy Chandra, sama Fiersa Besari.”
103.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 94 Beses bilang buku pertama tere liye
Read
+Library
Kisah Malam Pertama

Kisah Malam Pertama

Aku melangkah menuju lemari dan membuka pintu lemari gantung untuk mencari-cari warna hitam. Setelah berhasil kutemukan, aku langsung memperlihatkannya pada Diran. “Kalau yang ini gimana?” tanyaku. Diran yang berdiri di seberang ranjang mengangguk dengan bersedekap. Perlahan-lahan aku menurunkan tali di pundakku untuk menjatuhkan lingerie merah yang membalut tubuhku. Setelahnya tubuhku polos di hadapan Diran untuk pertama kalinya demi mempermainkannya.
1016.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 352 Beses bilang buku pertama tere liye
Read
+Library
Haid Pertamaku

Haid Pertamaku

Kejahatan Tante Sonya Darmawan yang posisi duduknya membelakangi Tante Sonya dan Mami Merry, segera berdiri untuk menghampiri Tante Sonya. Dimas pun bergerak cepat untuk segera menemani Darmawan, karena untuk mencegah, sepertinya sudah terlambat. Setelah sebelumnya, Dimas meminta Amira, Hanum dan Bik Sumi untuk tetap bersembunyi, agar tetap tidak diketahui oleh si Tante dan si muncikari tersebut. Terlihat oleh Darmawan, jika Tante Sonya dan si muncikari tersebut hanya memesan minuman saja, tidak ada yang lainnya dan mereka masih terus berbincang.
1037.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 753 Beses bilang buku pertama tere liye
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status