Tiga Mayat Satu Takdir
"Ini satu-satunya yang mungkin beri petunjuk, tapi aku tak bisa buka—terkunci oleh sihir kuno. Aku coba berkali-kali, tapi gagal."
Kael menatap buku itu, matanya menyipit penuh rasa ingin tahu. "Kalau begitu, bagaimana kita buka?" tanyanya, suaranya tegas meski ada kekecewaan di dalamnya.
Sebelum Aldos bisa menjawab, Sarah tiba-tiba menegang, matanya berpendar ungu terang saat **Mata Sihir**-nya menyala tanpa sengaja. Ia menahan napas, tangannya gemetar di atas meja, wajahnya pucat seperti melihat sesuatu yang tak terlihat oleh yang lain. "Sarah?" tanya Kael, suaranya penuh kecemasan, tangannya menyentuh pundaknya.
Hot Chapters