Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ini Uangku, Mas!

Ini Uangku, Mas!

Bulbul memasang senyum manis. Sebenarnya Bulbul termasuk wanita kategori jauh dari cantik. Giginya mancung, untung giginya putih, kalau kuning mungkin Aga tak selera makan, termasuk aku. Kulit tidak putih, untung bedaknya putih dan bisa menutupi, belang sama kulit leher tak masalah, dari pada gelap seluruhnya yang menerangi hanya gigi. Betisnya hampir sama besar dengan pahaku, untung ia pakai sepatu hak tinggi, sedikit menutupi meski tak banyak. Dan untung ia punya uang banyak beli baju, tas dan sepatu mahal, jadi tidak malu-maluin amat. Rambutnya luruuuuus sekali, bahkan cicak pun jatuh di kepalanya langsung tergelincir.
1073.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai bulunya halus
Baca
+Pustaka
Pemuas Nafsu Tuan Muda

Pemuas Nafsu Tuan Muda

Pinggangnya ramping, bokongnya besar, dan miliknya juga sangat mulus dengan hanya ditumbuhi bulu-bulu halus. “Damn! Tubuh kamu sangat indah, Baby. Wajar saja jika mami Lulu menjadikan kamu sebagai produk paling mahal di sini. Ohhh, rasanya aku ingin menyusu.” pak Bayu segera meremas-remas kedua tetek jumbo Nada dan memberikan pijatan-pijatan yang menggairahkan. “Ja … jangan! Ahh! Shhh!” Nada kelepasan mendesah.
7.1524.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11.0K kali sebagai bulunya halus
Tampilkan Ulasan (38)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
Pengantin Bangsawan Yang Kubenci

Pengantin Bangsawan Yang Kubenci

Wajahnya yang tadinya penuh hasrat kini diliputi kebingungan yang nyata. “Vareen?” Ia menyentuh hidungnya, wajahnya berubah jijik. “Apa-apaan ini…?” Di sprei, bulu-bulu halus menempel seperti pasukan kecil pemberontak. Bulu-bulu itu berterbangan di udara, tertiup oleh ledakan bersinnya. Lady Vareen menegang lagi. “HKSYUU!! …Hah—SYUUH!!”
8.92.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 115 kali sebagai bulunya halus
Baca
+Pustaka
Nona, Tuan Hanya Ingin Menikah Denganmu!

Nona, Tuan Hanya Ingin Menikah Denganmu!

Tanpa menunggu Vanya menyelesaikan kalimatnya, Selina langsung menarik Vanya masuk ke dalam. Beberapa pramuniaga menyambut mereka dengan menyapa dan tersenyum ramah. Selina dan Vanya berjalan mendekat ke arah meja display itu. Bentuk botolnya menyerupai tetesan air, terbuat dari kaca warnanya bergradasi hingga menjadi bening keperakan di bagian bawah. Di dalamnya tampak cairan keemasan yang berkilau lembut seperti cahaya matahari fajar yang terperangkap. Sumbatnya berbentuk kelopak bunga aprikot yang terbuat dari kristal.
1042.1K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 926 kali sebagai bulunya halus
Baca
+Pustaka
Belahan Jiwa

Belahan Jiwa

Konon, dinamakan Bellini karena warna merah muda cerah dari koktail tersebut mengingatkan Cipriani pada lukisan Giovanni Bellini, seorang pelukis Renaisans Venesia abad ke-15. Bellini mereka tiba dalam hitungan menit. Berbeda dari minuman koktail yang biasanya dituangkan di gelas dangkal berkaki tinggi, Bellini disajikan dalam gelas silinder setinggi sekitar sepuluh senti. Lebih mirip jus, berwarna merah muda dengan buih di atasnya. Tiara segera meneguk minuman yang tampak cantik dan ceria itu. “Hmmm…” Tiara meneguk dan memejamkan mata.
103.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai bulunya halus
Baca
+Pustaka
Jagat Lelembut

Jagat Lelembut

Terlihat mata ayah Bunga masih dalam keadaan tertutup, tanpa berfikir lama Jaka langsung beranjak dan berlari keluar untuk menyelamatkan ayah Bunga, ketika sudah sampai dipinggir kolam, Jaka tidak melihat siapapun yang berada disana, hanya kolam renang yang kosong dan tenang. Jaka akhirnya memutuskan kembali kekamarnya. Karena penasaran Jaka browsing di internet mencari sosok apakah yang menghantuinya itu, ketika ia mencari dan menemukan bahwa sosok itu bernama Banaspati. Menurut cerita bahwa Banaspati adalah sosok mahluk halus yang terkenal sangat kuat, biasanya digunakan untuk santet dan ilmu hitam. Banaspati biasanya berbentuk bola api atau manusia api, dan banaspati tidak bisa dipadamkan
1.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai bulunya halus
Baca
+Pustaka
ISTRI KEDUA PANGERAN KEJAM

ISTRI KEDUA PANGERAN KEJAM

Ibu jarinya mengusap pipi Isabella dengan lembut. Isabella membuka matanya dengan perasaan salah tingkah. Kemudian ia mengangguk canggung. Mereka membersihkan diri bergantian. … “Cepat katakan! Kenapa Angel jadi kotor? Bulunya jadi coklat gimbal begini? Angel bulunya seputih awan dan halus.” Helena memekik nyaring pada kepala penjaga istal. Kemudian ia kembali menyentuh bulu kuda miliknya untuk ke dua kalinya. “Ini pasti bukan Angel. Mana bisa bulunya kasar begini?”
1024.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 880 kali sebagai bulunya halus
Baca
+Pustaka
Takdir dalam Kendaliku, Tiga Tokoh Utama Terobsesi Padaku

Takdir dalam Kendaliku, Tiga Tokoh Utama Terobsesi Padaku

Bulu-bulunya halus dan mengilap, warnanya merah keemasan dengan ujung ekor yang sedikit lebih terang. Dari luar, hewan itu terlihat jinak dan bahkan menggemaskan, sama sekali tidak menunjukkan tanda-tanda bahaya. Azelia tersenyum lebar. “Cantik sekali ... Lia ingin mengelusnya!” serunya antusias, lalu tanpa ragu mengulurkan tangan untuk menyentuhnya. Jemarinya bergerak perlahan, berniat mengelus kepala rubah itu. Namun, reaksi yang ia dapatkan jauh dari yang ia bayangkan.
1026.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 684 kali sebagai bulunya halus
Baca
+Pustaka
Cahaya Mutiara

Cahaya Mutiara

Layar kembali menampilkan gambar berbeda yaitu sebuah baju yang banyak warna dan corak seperti batik tapi, bukan. "Ini sebuah produk busana yang berasal dari kain perca. Mungkin jika kita olah bisa dilihat seperti bertambal. Tapi kita mempunyai teknologi untuk menyempurnakannya sehingga seperti tidak ada tambalan. Jika kita mengolahnya dengan sangat cermat, maka hasilnya akan sangat luar biasa." Semua orang terus menulis dengan tatapan kagum. "Idenya cemerlang banget!"
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai bulunya halus
Baca
+Pustaka
Kubalas Madu Dengan Racun

Kubalas Madu Dengan Racun

Hanya bulir bening yang mengalir deras "Maaf, kali ini aku ngak bisa." ***
1030.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai bulunya halus
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status