Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Aku Si Wanita Simpanan

Aku Si Wanita Simpanan

Tapi bagiku itu sudah cukup kok, seperti biasa, Aku melakukan ritual pagi, tapi sekarang ada yang berbeda Aku sedikit mengoles make up di wajah, dan mengikat rambut, dan juga poni yang dibiarkan begitu saja, setelah semua beres, Aku langsung keluar dari apartemen karena takut ketinggalan angkutan umum bersama bunga, sekarang mereka sudah menaiki angkot, kalian harus tahu, bahwa bunga itu orang yang tidak bisa berhenti bercerita ketika mereka sedang bersama dan tidak ada kegiatan. "Tasya apa kamu tahu brand ambassador di perusahaan kita?" tanya Bunga. "Aku baru bekerja kemarin bunga, ya aku tidak tahu lah Bung," jawabku. "Sekarang aku kasih tahu oke? Apa kau tahu dengan Anggi Sarasvati?" "Art
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai bunga haitang
Baca
+Pustaka
Pria Menyebalkan Itu Penawarku

Pria Menyebalkan Itu Penawarku

Hampir saja menjatuhkannya jika yang di hadapannya bukan ibu Vincent. Sementara itu, Maya membawa bibit bunga yang tak diketahui Jane Jenisnya. Wanita Itu mengajak Jane untuk pergi ke tempat dimana seharusnya bunga itu ditanam. “Tenang, itu hanya kotoran ternak. Tidak akan bau ketika nanti di tambah cairan ini,” ucapnya dengan menunjukan sebotol cairan di kantong yang wanita itu bawa di samping beberapa bibit bunga. Jane buta jenis bunga. Bukannya tidak suka bunga, hanya saja ia tidak tahu nama dan macam-macam bunga. Menurunya bunga merah sudah jelas mawar, kuning atau putih berarti lyly, kalau pink sudah dipastikan Jane menyebutkan tulip. Itu saja.
1.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai bunga haitang
Baca
+Pustaka
Gelora Cinta Bos Berondong Manisku

Gelora Cinta Bos Berondong Manisku

Dari sanalah ia belajar membuat baksonya sendiri dan saat uangnya sudah cukup banyak, Bunga membuka warung kecil-kecilan yang perlahan bisa ia upgrade, berpindah ke tempat usahanya saat ini. “Tante… boleh nggak kalau aku tidur sama Tante malam ini?” Pertanyaan Hana terdengar ragu. Takut kalau Bunga akan menolak karena pasti ada jarak setelah bertahun-tahun tidak bertemu, “Aku, masih kangen banget sama Tante. Aku belum mau pulang…” “Boleh dong… Tante juga masih belum puas kangen-kangenan sama anak cantiknya Tante.”
102.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai bunga haitang
Baca
+Pustaka
Cinta Para Cassanova

Cinta Para Cassanova

“Apakah kamu memiliki taman bunga besar?” Gavin penasaran bagaimana wanita ini selalu punya bunga yang dibagikan untuk setiap harinya. Kebiasaan itu bahkan membuat seorang anak kecil perempuan bertubuh kurus dengan baju pasien dan kepala yang tertutup kupluk selalu menunggu kehadiran dirinya. Nayara tersenyum ke arah Gavin, “Dulu aku punya taman bunga hortensia di bogor, tapi aku meninggalkannya.”
9.824.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 519 kali sebagai bunga haitang
Baca
+Pustaka
Belenggu Hati

Belenggu Hati

Ia mengenakan dress klasik berwarna krem, dihiasi motif bunga-bunga kecil yang lembut, membuat penampilannya tampak anggun namun sederhana. Langkah Kara hampir mencapai pintu kamar, ketika sebuah suara pria memanggilnya dari arah belakang. "Kara." Sontak, ia menoleh dan berbalik. Itu Refat. Alis Kara menyatu. Yang ia tahu, pria itu adalah teman Ender, dan seseorang yang pernah ia tolong. Namun, melihat ekspresinya sekarang… Jarak mereka sekitar enam meter.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 131 kali sebagai bunga haitang
Baca
+Pustaka
Rainy Season

Rainy Season

“Aku hanya tertarik saja dengan bunga ini. simpan saja, mungkin bisa menjagamu dari hal berbahaya.” “Aku lebih khawatir bunga itu menyakitimu!” Aku langsung mengambil bunga itu dari tangan Hary, menyimpannya di meja depan. Angrek berwarna putih. Cantik di lihat, tapi berbahaya. Aku memeluk Hary dengan erat. “Jangan pernah terluka! Jauhkan hal berbahaya dari hidupmu, Hary.” “Hei, itu hanya sebuah bunga. Kau tidak perlu khawatir, oke.”
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 143 kali sebagai bunga haitang
Baca
+Pustaka
Putri Bunga Bangkai

Putri Bunga Bangkai

Apakah ada seorang istri yang bisa tenang ketika sang suami berada di tempat berbahaya dan tidak tahu apa yang akan terjadi sewaktu-waktu? Ya! Lembah Ilusi adalah tempat yang berbahaya. Sesuai dengan namanya, tempat itu seringkali menyesatkan seseorang yang memiliki hati yang penuh obsesi. Seperti saat raja Arsen berburu dan sangat menginginkan rusa sebagai binatang buruannya, membuat sang Raja tekena ilusi dan melihat seekor rusa di sana yang ternyata itu adalah seekor unicorn jelmaan putri Nora, putri bangsa unicorn.
102.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai bunga haitang
Baca
+Pustaka
JERAT CINTA ISTRI KETIGA

JERAT CINTA ISTRI KETIGA

Hatinya terasa begitu sakit dan membara, antara cemburu dan tidak suka dengan sebuah kebohongan. “Enggak, tante. Enggak terjadi apa-apa.” Jawab Bunga di sela tangisnya, Ia berusaha menutupi kebenaran dengan berbohong. “Kamu enggak usah berbohong lagi Bunga!” Marta menarik sedikit krah kemaja Bunga dan mendapati tanda biru keunguan hampir memenuhi lehernya. “Ini apa Bunga, kiss mark ini, siapa kalau bukan Erlangga yang melakukannya?!” seru Martha dengan kesal.
105.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 161 kali sebagai bunga haitang
Baca
+Pustaka
Redemption: Karma & Rasa Sang Pemburu Siluman

Redemption: Karma & Rasa Sang Pemburu Siluman

Ming Tian menyadari ada maksud tersendiri dari ucapan Ye Xuanqing. Paviliun Huating sering digunakan oleh Ye Xuanqing sebagai simbol atau kode adanya hal-hal berbahaya yang belum jelas diketahui sebabnya. Sesuai namanya, ‘Huating’ yang artinya paviliun bunga. Terdengar sangat menyenangkan dan menarik, padahal tidak semua bunga termasuk golongan tanaman yang aman. Ada banyak bunga yang beracun dan berbahaya.
104.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai bunga haitang
Baca
+Pustaka
TAKHTA BAYANGAN

TAKHTA BAYANGAN

gumamnya lirih, suaranya nyaris tenggelam oleh gemuruh petir di luar. Elena mendekat, memandangnya dengan penuh rasa ingin tahu. "Apa maksudmu? Kau pernah ke tempat ini?" Dante mengangguk pelan, namun tidak menjawab lebih jauh. Ia kembali berjalan menuju sudut ruangan, di mana pintu besar dengan ukiran aneh berdiri tegak. Ukiran itu menggambarkan seekor naga melingkar, seperti melindungi sesuatu di balik pintu tersebut.
101.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai bunga haitang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status