Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Istri Misterius Milik CEO

Istri Misterius Milik CEO

Tanya Alex “Oh iya itu, Iya tadi kak Aska hanya mampir untuk memberikan bunga Lily untukku.” Aska Huh.. Bahkan mereka sudah mempunyai panggilan kesayangan.~Batin Alex “Kau menyukai bunga lily ?.” Tanya Alex
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai bunga panggil panggil
Baca
+Pustaka
Tragedi Cinta Bunga

Tragedi Cinta Bunga

balas Bunga dengan rasa bahagia tak terkira, sekaligus memberinya tenaga baru untuk segera mengeluarkan bayi yang masih tertahan di dalam rahim. Lalu perlahan, tubuh Syaiful pun terkulai berbantalkan lengan Bunga. "Kanda ... Kanda ... " panggil Bunga berusaha memanggil suaminya. Namun laki-laki itu tak menyahut. Diam tak bergerak. "Kanda ... anak kita .... "
102.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai bunga panggil panggil
Baca
+Pustaka
SARGIO

SARGIO

Kini Garaga mulai cemas, perasaanya tidak karuan, tidak biasanya Salsa seperti ini. Tiba-tiba ponsel Garaga berbunyi, sebuah panggilan masuk. 'Bella' itulah nama yang tertera pada log panggilan tersebut, merasa Bella tidak begitu penting baginya jadi Garaga memilih untuk tidak mengangkat panggilan tersebut. Tetapi sepertinya Bella tidak juga menyerah dia kembali menelpon, dengan malas Garaga mengangkat ponselnya membawanya ke arah telinga menjawab panggilan tersebut.
1019.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 751 kali sebagai bunga panggil panggil
Tampilkan Ulasan (14)
Baca
+Pustaka
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Nisa Nurpasa
Mampir juga yuk ke novel 'Menikahi Gadis Desa' ... Sarah Larasati, terpaksa menerima perjodohan dengan seorang pria kota bernama Fabian Aditama. Bukan tanpa alasan ia menerima perjodohan ini, hutang sang ayah lah yang menjadi alasannya. Akankah Sarah bahagia bersama pasangannya kelak? Atau hanya p
Baca Semua Ulasan
Terjebak di Ranjang Panas Tuan Gama

Terjebak di Ranjang Panas Tuan Gama

Namun, karena si pemilik nomor tak henti-hentinya terus menghubungi, mau tak mau Bunga mengangkat panggilan itu. "Ya halo, Pak. Ada yang bisa saya bantu?" tanya Bunga dengan nada ogah-ogahan. Bunga tak perlu berbasa-basi lagi menanyakan 'ini siapa ya?' karena memang dia sudah tahu pemilik nomor tersebut. "Kenapa mengabaikan panggilanku, huh? Bukannya aku sudah pernah mengatakan kalau aku--" "Maaf, Pak, jadi tujuan Anda menghubungi saya untuk apa?" sela Bunga cepat.
6.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 152 kali sebagai bunga panggil panggil
Baca
+Pustaka
Putra Duda Tampan Itu Memanggilku Bunda?

Putra Duda Tampan Itu Memanggilku Bunda?

katanya sambil menunjuk Dira dengan jari telunjuknya. Sedangkan Dira hanya memandang Azka heran. “Kenapa merubah panggilan kamu ke saya?” Dira yang mendengar itu menatap aneh kepada Azka sebelum tertawa kecil. “Cuman karena itu?” Azka tidak menjawab pertanyaan Dira, laki-laki itu tetap diam sambil memandang Dira seperti tadi. “Bapak itu kayak anak kecil, ya, jelas dong saya panggil Bapak kayak kemarin di depan Bude sama Pakde saya. Ya, masa saya panggil Pak Azka, Bapak. Nggak kelihatan dong seriusnya.”
168 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4 kali sebagai bunga panggil panggil
Baca
+Pustaka
Pelukan Kedua Di Bawah Langit Yang Sama

Pelukan Kedua Di Bawah Langit Yang Sama

Ia senang diajak main tebak-tebakan. "Bener. Kalau yang ini?" Elang menunjuk serumpun bunga warna warni. "Nggak tahu," Alfi menggeleng. "Namanya bougenville. Coba sebutkan." Elang meminta Alfi mengulangi kata-katanya. Alfi membuka mulut, namun tidak ada kata yang keluar.
1016.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 522 kali sebagai bunga panggil panggil
Baca
+Pustaka
Janda Kembang

Janda Kembang

"Kita sedang tidak di kantor. Bisa kan kamu panggil saya dengan nama saja tanpa harus memanggil saya dengan embel-embel 'Tuan'?" Thalisa merasa canggung dengan permintaan Arden. Karena, ia tidak biasa memanggil atasannya itu dengan panggilan nama saja. "B-baik, Tuan," jawab Thalisa. Arden menatap mata Thalisa denga tajam. "M-maksud saya, Sarden." Thalisa memejamkan matanya dengan malu. Mengapa ia menyebut ikan sarden? Mati! Thalisa salah bicara!
9.88.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 187 kali sebagai bunga panggil panggil
Baca
+Pustaka
DI PEMBERHENTIAN TERAKHIR

DI PEMBERHENTIAN TERAKHIR

“Apaan?” “Bunga Tai Kotok. Masa enggak tahu sih? Itu loh, bunga yang warna kuning. Kata orang sih baunya kaya tai kotok, makanya dinamai bunga Tai Kotok. Kalau enggak, lo kasih bunga putri malu, tapi yang warnanya pink, yang tangkainya kecil terus ada durinya, kalau lo cabut kan entar durinya nempel tuh di tangan lo, jadi dia tahu kalau lo emang benar-benar berjuang. Atau bunga Widelia, warnanya juga kuning, tangkainya pendek, biasa dijadikan penutup tanah. Kalau lo enggak mau juga, ya udah lo kasih deh bunga bangkai. Ukurannya kan besar, jadi cukup lo kasih satu aja, jadi enggak perlu dirangkai, pasti enak tuh digenggamnya, apalagi ada aromanya kan dan itu bunga langka. Tapi lo harus nyari
8.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 172 kali sebagai bunga panggil panggil
Baca
+Pustaka
Panggil Aku ALUNA

Panggil Aku ALUNA

*** Smooth like butter ~~ Like a criminal undercover ~~ Gon' pop like trouble ~~ Breakin' into your heart like that ~~ Huh! Dering call smartphone yang berada di tas hitam milik Aluna berbunyi dengan volume lima puluh persen yang sebelumnya telah di atur olehnya. Raden berjalan mondar - mandir di taman dengan gawai yang terus ia tatap. Berharap akan di angkat oleh orang yang di tujunya. Firasatnya mulai tak enak. Dia merasakan ada sesuatu yang aneh terhadap diri Aluna.
108.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 304 kali sebagai bunga panggil panggil
Baca
+Pustaka
KUTAMPAR KESOMBONGAN KELUARGAMU DENGAN UANGKU

KUTAMPAR KESOMBONGAN KELUARGAMU DENGAN UANGKU

ujarnya. "Bunga! Bunga!" Bu Delima terus berteriak memanggil namanya, ada yang datang untuk menagih utang tapi ia tidak punya uang untuk membayarnya. Dug! Dug! Bu Delima semakin keras mengetuk pintu kamar Bunga. Ia ingin meminta uang pada Bunga untuk membayar utangnya. "Kenapa sih, Bu?" tanya Bunga kesal setelah membuka pintu kamar.
1053.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai bunga panggil panggil
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status