Silakan, Urus Putrimu Tanpa Aku
Namun, di menit ke lima belas, akhirnya Cahaya mau berdiri.
Safira berhasil. Dia menghentikan taksi, lalu pergi membawa Cahaya.
Di sini, aku bisa bernapas lega. Meskipun bukan aku yang membawa pulang, setidaknya Cahaya kembali dengan keadaan baik-baik saja. Dan sekarang, aku melanjutkan perjalanan untuk pergi ke toko perhiasan.
"Semuanya jadi lima puluh juta, Kak. Mau dibelikan lagi? Modelnya bagus-bagus, lho ...," ujar penjaga toko perhiasan.