Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Andai Sinar itu Tak Pernah Ada

Andai Sinar itu Tak Pernah Ada

Di bawah sinar rembulan, aku melihat wajahnya pucat pasi, dahinya penuh keringat dingin. Dia sedang menahan sakit, sama sepertiku. Kami bermain tiga babak. Tidak ada yang bicara, hanya ada suara ketukan bidak catur yang nyaring. Dia bermain dengan ganas, seolah sedang meluapkan sesuatu. Aku bermain dengan tenang dan sangat waspada. "Kamu takut kalah?" tanya Tonny tiba-tiba. "Aku nggak boleh kalah." Aku meletakkan satu bidak.
7.3K viewsCompletedAdded to Library 218 Times as cahaya redup
Read
+Library
Upik Abu dan Bola Cahaya

Upik Abu dan Bola Cahaya

Sampan terus mengikuti arus sungai, saat Pemuda bola cahaya itu melepas genggamannya dari tangan Upik, cahaya yang keluar meredup kembali. Upik yang menyadari itu langsung tersentak, ia masih belum percaya dengan penglihatannya baru saja. Kilas balik tentang kisah hidup orangtuanya dan dirinya. "Bagaimana perasaanmu?" tanya Pemuda itu.
104.5K viewsOn holdAdded to Library 98 Times as cahaya redup
Read
+Library
Pendekar Cahaya

Pendekar Cahaya

Dengan sekuat tenaga dilemparnya sarung pedang itu ke lorong ruangan, lalu Bayu berdiri pada sudut Penjara terjauh dari lorong itu. “... Deepa Akzha Agha Bhumi.” Akhir dari mantra Pedang Cahaya. Akhirnya Bayu bisa mengeluarkan Pedang Cahayanya. Dengan mudah jeruji besi sebesar lengan orang dewasa dipotongnya. Bayu keluar dari penjara itu, kemudian mengambil sarung pedang lagi dan meletakkannya di sudut ruangan terjauh dari lorong, karena ia harus menggunakan pedang cahayanya lagi untuk membuka pintu besi di ujung lorong itu.
1018.7K viewsCompletedAdded to Library 523 Times as cahaya redup
Read
+Library
Semakin Red Flag Semakin Cinta

Semakin Red Flag Semakin Cinta

Pengennya rebahan seharian di rumah. Celine: Masa rebahan mulu. Kemarin-kemarin juga rebahan. Giandra: Ya bedalah. Kalau kemarin kan sama kamu, kalau di rumah cuma sendiri. Celine: Hehe… Giandra: Lin, udah dulu ya, lampu hijau udah nyala. Celine: Okay, take care! * Giandra menjadi orang terakhir yang tiba di basecamp Let It Be dan paling ditunggu-tunggu semuanya.
920.1K viewsCompletedAdded to Library 763 Times as cahaya redup
Read
+Library
Legenda Dewa Cahaya

Legenda Dewa Cahaya

BLAAAAAAAR ! Raja Api Hijau tersebut meraung setinggi langit saat cahaya merah itu menembus tubuhnya. Bahkan setelah menembus punggung hingga perutnya, cahaya merah itu masih menghantam tanah dan benteng es hingga terjadi ledakan yang luar biasa dahsyat.
1075.9K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as cahaya redup
Read
+Library
Sang KAISAR PRODEO

Sang KAISAR PRODEO

Tak hanya cukup sampai disitu, "Hiyaahh.!!" Wusshk..!! ... Weesshk.!! Tiga hantaman bercahaya merah keemasan di lontarkan oleh Pandu dari angkasa. Ketiga cahaya merah keemasan itu melesat cepat, dan menghantam sebuah titik di area latihan itu. Blaarghss..!! Blarkhs..!!! Blaamppshk.!!
1035.1K viewsCompletedAdded to Library 737 Times as cahaya redup
Read
+Library
Terjebak Menjadi Istri Sang Bos

Terjebak Menjadi Istri Sang Bos

Tiba-tiba, sebuah kilatan cahaya redup tertangkap di sudut matanya. Aruna menajamkan pandangan. Di tengah samudera yang hitam pekat, bermil-mil jauhnya di cakrawala, ia melihat sebuah titik cahaya merah yang berkedip tiga kali. Sangat cepat, hampir tidak terlihat jika ia tidak sedang menatap ke arah yang tepat. Merah. Merah. Putih. Jantung Aruna mendadak menghantam rongga dadanya dengan kekuatan yang liar. Bukan karena perintah sensor Julian, melainkan karena harapan yang meledak seketika.
104.5K viewsCompletedAdded to Library 116 Times as cahaya redup
Read
+Library
PENDEKAR Sabda JAGAD

PENDEKAR Sabda JAGAD

Kedua kepalan tangannya nampak diselubungi dua bola energi bercahaya putih menyilaukan di kanan, dan bola cahaya merah membara di kirinya. Sementara sosoknya juga berubah menjadi dua warna, putih menyilaukan di bagian kanannya dan merah membara di bagian kirinya. Ngeri! BYAARSSHHK!! SWAASSHHH! Eyang Cakradewa ledakkan powernya, dan segera terapkan pamungkasnya aji 'Selaksa Badai Semesta'.
1024.5K viewsCompletedAdded to Library 784 Times as cahaya redup
Read
+Library
Dendam Sang Pewaris Leluhur

Dendam Sang Pewaris Leluhur

Yang terakhir berwarna merah darah, berdiri paling tinggi, aura kekuasaannya membuat tanah retak. Ratna menelan ludah. “Mereka...” “Tiga asal Cahaya, Bayangan, dan Penyeimbang,” ujar Singa Putih dengan suara bergetar. “Yang terakhir... adalah pencipta kami semua.” Sosok merah menatap langsung ke arah Ratna. Suaranya bergema di kepala semua orang tanpa melalui udara. “Jadi ini pewaris cahaya yang menolak takdirnya.”
101.0K viewsCompletedAdded to Library 20 Times as cahaya redup
Read
+Library
PARANORMAL CANTIK

PARANORMAL CANTIK

Yang ada hanyalah gumpalan asap putih yang bergerak meliuk-liuk bagaikan tarian roh di alam kematian. Dengan kesaktiannya Alena mengeluarkan cahaya merah dari jari telunjuknya yang diacungkan ke atas. Claap, daaarrr...! Cahaya merah itu berpijar di tempat yang tinggi, lalu cahayanya menyebar memenuhi alam dimensi gaib itu. Suasana menjadi lebih terang, tapi berwarna merah. Seolah-olah Alena memandang alam sekeiilingnya dengan bantuan lensa berwarna merah.
1035.9K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as cahaya redup
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status