Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kesempatan Kedua Sang Legenda

Kesempatan Kedua Sang Legenda

Kekuatan mana yang terkompresi tanpa henti. Sekarang, cahaya merah yang memancar dari bilahnya bukan cahaya biasa. Itu begitu terang, seperti matahari yang menyengat, hingga para penonton menyipitkan mata dan secara naluriah mundur. Meski begitu, Kael terus mengulangi prosesnya tanpa jeda. Ekspresinya sedingin dan tak bergerak seperti patung marmer. Ini bukan teknik yang bisa dieksekusi dengan sembarangan menyalurkan sejumlah besar mana.
102.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai cahaya redup
Baca
+Pustaka
PESONA ISTRI NAKAL CEO

PESONA ISTRI NAKAL CEO

“BERHENTI. SATU LANGKAH LAGI, SEMUA YANG KAMU MILIKI AKAN LENYAP.” Cahaya merah itu memantul di mata Reina, membuat ruangan terasa dipenuhi ancaman yang hidup. Rasa ngeri merambat di kulitnya tanpa ampun. Sementara itu, Jay beradu cepat dengan bayangan tak kasat mata yang jauh lebih berbahaya dari perkiraannya. “Jay—” Jay memotong cepat, matanya terpaku pada layar laptop. “Nona tenang saja, aku tidak akan tinggal diam.”
102.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai cahaya redup
Baca
+Pustaka
Kembalinya sang Dewa Perang

Kembalinya sang Dewa Perang

“Sepertinya kalau tidak memusnahkan kalian, kalian itu tidak tahu apa artinya cahaya kunang-kunang yang berani merebut kemuliaan cahaya rembulan!” Menghadapi kabut hitam yang terlihat berwarna merah darah, Nathan tiba-tiba mengulurkan telapak tangannya kedepan. Dan ditengah telapak tangannya sebuah cahaya keemasan kembali terlihat. Kemudian cahaya itu menjadi semakin terang, dan terangnya tampak seperti matahari yang menyilaukan. “Cahaya bumi yang agung, terangi dunia ini dengan cahayamu, hancurkan segala kejahatan di dunia ini!!”
9.6751.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28.6K kali sebagai cahaya redup
Tampilkan Ulasan (85)
Baca
+Pustaka
Imgnmln
Kakak-kakak semuanya, reader tersayangkuu^^ mohon maaf sebelumnya, author izin buat ga up tanggal 17,18,19 yaa? Author akan up lagi tanggal 20 gapapa? Hihi~~ author mau refreshing dulu dihari Kemenangan para pahlawan kita! Dirgahayu Indonesiaku-79! Nusantara Baru, Indonesia Maju! lope sekeboooon<333
Embunayu
Thor.. ijin promosi. ikuti dan baca novel eksklusif pertama saya yang berjudul "Perjalanan Jati Diri Pendekar Pedang Api" mengisahkan seorang anak sulung raja yang ditindas karena kelemahannya dan diusir karena ketidak mampuannya untuk menjadi putera mahkota. hidup dalam intrik dan kisah cinta unik.
Baca Semua Ulasan
Penguasa Utara dan Sistem Intelejen Pengubah Takdir

Penguasa Utara dan Sistem Intelejen Pengubah Takdir

Bab 385: Pencapaian Sistem Red Tide Red Tide City, Aula Dewan Agung. Cahaya pagi memancar turun melalui celah-celah di kubah, menerangi seluruh aula yang ditopang oleh balok dan pilar besi dingin. Di dinding, satu per satu, bendera merah Red Tide menjuntai, sudut-sudutnya bergoyang lembut, seolah naik turun dengan setiap napas.
9.67.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 194 kali sebagai cahaya redup
Baca
+Pustaka
CAHAYA, Glow Up Setelah Disia-siakan

CAHAYA, Glow Up Setelah Disia-siakan

tanya Bu Lastri menatap bahagia ke arah Cahaya seperti bertemu dengan seseorang yang sangat dia rindukan. Cahaya mengangguk pelan. “Iya, Bu. Aku Cahaya, mantan menantu perempuan yang kau sia-siakan dulu.” BERSAMBUNG
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai cahaya redup
Baca
+Pustaka
TERLAHIR KEMBALI SEBAGAI LEGENDA

TERLAHIR KEMBALI SEBAGAI LEGENDA

Dalam sekejap, cahaya setinggi langit meledak! Cahaya merah yang mencengangkan mewarnai separuh langit hampir seketika, seolah-olah awan terbakar sejauh ratusan mil! Adegan itu mengejutkan! "Hmm?!" Ketua Utama mengangkat alisnya, matanya yang tua menunjukkan sedikit keterkejutan. "Senjata sakti Pedang Merah? Nak, kamu benar-benar memiliki senjata yang luar biasa di tanganmu?!"
1044.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai cahaya redup
Baca
+Pustaka
Perfect Game

Perfect Game

Steal ini tidak bisa digunakan, Namum bisa dikembalikan dan digunakan “tcihhh” the Orange itu kesal. Lalu dia mengeluarkan cahaya super terang ke sekitarnya yang membuat pasukan kerajaan kehilangan pandangan. Cahaya terang itu tak lama menjadi redup tapi orang yang membuat cahaya terang tadi tidak ada di tempat itu. Ternyata, dengan bantuan the Indigo, mereka bertujuh berada di dekat iena tentu saja juga mendekati Lancelot. Mereka mengelilingi iena dan Lancelot. “KEMBALiKAN PEDANGKU!!!” Teriak the Red kepada iena
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai cahaya redup
Baca
+Pustaka
My Light

My Light

Rea semakin emosi, melihat Asya. “Kau dengar penjelasanku sebentar ya?” tawar Asya. “Setelahnya, kau boleh marah atau apalah sepuasnya pada Rendra.” Rea terdiam. “Cepetan!” paksanya, karena masih kesal. “Awas saja benar!” gerutunya. Asya menghela napas sejenak, mulai menatap serius tetapi masih bersikap biasa. “Rendra menemuiku untuk minta saran, soal hadiah ulang tahun yang cocok untuk tunangannya—besok.”
106.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 265 kali sebagai cahaya redup
Baca
+Pustaka
Red Dazzling

Red Dazzling

Merah mengulurkan ponselnya dan membiarkan Dazzle mengetikkan nomor di sana. “Dazzling?” tanya Merah saat melihat nama yang Dazzle simpan. “Karena aku berpendar,” jawab Dazzle sambil menyesap kopinya. “Sial,” desis Merah. Lalu dia menekan tombol panggil dan ponsel Dazzle berdering. Dazzle lalu menyimpan nomor itu, dengan nama Red. “Red?” tanya Merah heran. “Namamu Merah kan?” Dazzle menoleh. Membuat Merah mendesah. Memang tak salah.
105.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 166 kali sebagai cahaya redup
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status