Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dirty Office

Dirty Office

Cahaya indikator merahnya berkedip tipis, mengirimkan gambar real-time ke sebuah lokasi rahasia. ​Seorang di balik monitor tertawa rendah. "Nikmati saja waktumu, Keenan. Semakin tinggi kamu melayang, semakin sakit saat aku menjatuhkanmu nanti. Setelah Nando pergi, kamu tidak punya perisai lagi." **
1034.0K viewsCompletedAdded to Library 952 Times as cahaya redup
Read
+Library
Bayang Pedang Cahaya Bulan

Bayang Pedang Cahaya Bulan

Lalu ratusan. Cahaya kuning kejinggaan memenuhi mulut lembah seperti lahar yang mengalir, dan dalam cahaya itu, hitam dan berduyun-duyun bagaikan ombak yang tak pernah berakhir, pasukan kekaisaran tiba. Yue Chen tidak bergerak. "Chen-er!" Suara neneknya datang tanpa menoleh. "Masuk ke Celah. Sekarang."
10385 viewsOngoingAdded to Library 11 Times as cahaya redup
Read
+Library
Istri Galaknya Om CEO

Istri Galaknya Om CEO

Tentunya yang sangat terkesan dan tidak monoton. "WANITAKU, KAMU ITU LENTERA UNTUKKU. CAHAYAMU INDAH, TANPA SILAU YANG MENGGUNDAH. JANGAN MEREDUP YAAA ... NANTI AKU TAK BISA MEMBACA LEMBARAN HATIMU." Haidar melirik istrinya. "Nggak akan redup selama hati, jiwa, dan raga njenengan masih hidup untukku," jawab Ciara.
104.9K viewsCompletedAdded to Library 194 Times as cahaya redup
Show Reviews (45)
Read
+Library
Laras_7779
Nurilhuda, Syamsiddhuha, Badridduja, kembar tiganya Abi Ibu yang pengen aku bawa pulang. Kakak Uda pinter bikin salting, Abang Uha vibesnya bawa ketenangan, Adik Uja si paling nggemesin sedunia. Lengkap deh kalian ini
Arsyi An
Cinta banget baca novelnya Kak Azizah. Dewasanya Haidar menggemaskan, ia menasihati, tapi juga intropeksi. Part favoritku: Wanita itu rumah untuk lelakinya. Rumah akan rapi jika yang punya peduli, rumah akan nyaman jika yang punya beriman, rumah akan terang jika yang punya tak lupa kasih sayang
Read All Reviews
Sistem Pewaris Terhebat

Sistem Pewaris Terhebat

“Apa yang terjadi? Aku melihat sinar merah yang terang, tetapi sinar itu mendadak menghilang.” Red memilih mengabaikan Dariel. Ia fokus mengamati informasi di layar. “Aku harus memeriksa informasi ini berkali-kali karena Dylan kemungkinan melakukan sesuatu. Aku masih belum percaya jika dia kalah dengan mudah.” Angin kembali berembus, membuat udara semakin dingin. Beberapa daun berguguran. Saat sebuah daun mendarat di rumput, sebuah serangan mendadak muncul menyerang Red.
9.776.4K viewsCompletedAdded to Library 1.9K Times as cahaya redup
Read
+Library
NAMA PEREMPUAN YANG KAU SEBUT DALAM DOA

NAMA PEREMPUAN YANG KAU SEBUT DALAM DOA

Cahaya merah makin kuat, dan dunia di sekitar mereka bergetar seperti akan runtuh. Langit di atas Desa Aruna berubah warna—merah tua dengan guratan hitam. Layar gelang Clarissa sempat menyala sekali lagi, menampilkan pesan terakhir sebelum padam total: “Fase Empat: Reunite.” — (bersambung…)
1023.1K viewsCompletedAdded to Library 507 Times as cahaya redup
Read
+Library
Legenda Lima Pendekar dan Seekor Naga

Legenda Lima Pendekar dan Seekor Naga

Kilas balik Ketempat Siryu dan Shinta "Aku tidak akan membiarkanmu membawa jasadnya!" "Eternal Dragon shoot!" teriak Sang pria Cahaya merah kehitaman menyerang sang wanita "Kau menyedihkan. Cahaya Penerangan Abadi" Cahaya laser merah kehitaman itu terhapus oleh aura hitam pekat yang mengelilingi sang wanita. Wanita itu tersenyum "Selamat tinggal..." sebelum menghilang dari tempat dia berada. "Awas kau Shinta!" Teriak Sang lelaki
103.7K viewsOngoingAdded to Library 142 Times as cahaya redup
Read
+Library
Project Darah Malaikat

Project Darah Malaikat

Cahaya itu kian melebar hingga menyelimuti tabir cahaya merah. Lalu, setelah tak se-inchi-pun dari tabir cahaya merah itu yang terlepas dari cahaya terang yang berasal dari bola gaibku, tabir cahaya yang besar itu pelan-pelan memendar. Pendaran cahaya itu membuat area di sekitar titik merah di dasar Anbar itu terang benderang. “Kurang ajar!” Suara laki-laki yang terdengar parau itu mengumpat.
105.4K viewsCompletedAdded to Library 212 Times as cahaya redup
Read
+Library
Cahaya Mutiara

Cahaya Mutiara

kagum Rara. Sebuah cafe bertingkat, Jordan mengajak Rara menuju lantai paling atas tanpa atap. Rara terkejut bukan main, susana meriah pasar malam terpancarkan indah jika dilihat dari atas, lampu kelap-kelip dan bintang malam yang bertabur di langit malam, seakan memamerkan keindahan dunia yang tiada tandingannya. Mata Rara berbinar-binar seraya berputar badan dan merentangkan tangannya untuk melihat keindahan di sekelilingnya.
102.5K viewsOngoingAdded to Library 58 Times as cahaya redup
Read
+Library
Cahaya Biru

Cahaya Biru

Dia akhirnya membuka kaca helmnya, mendekat dan dengan sombong menoyor kepalaku. "Minggir lo, Cahaya redup!" ejeknya dengan nada mengejek. Kemarahanku meledak kembali saat lampu lalu lintas itu berganti hijau. Biru tanpa berpikir panjang, langsung mengendarai motornya. Tangan Biru tiba-tiba mencengkeram tuas gas, suara bising motor tersebut memenuhi udara. Aku mengatupkan mata dan menutup telingaku yang masih terlindungi helm, menghindari gema bising itu.
1.3K viewsOngoingAdded to Library 45 Times as cahaya redup
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status