Janda Muda (Indonesia)
Padahal, sejak subuh datang, dia bangun dan menikmati suara yang ditimbulkan oleh kegiatan Kenanga.
Baru kali ini hidup lelaki yang lama menyendiri itu terasa berarti dan percikan-percikan api yang belum padam, kini malah menjadi lebih besar dan hampir membakar tubuhnya. Dia ingat sekali sosok Kenanga yang cantik, gesit, cerdas dan juga galak. Sampai sekarang dia tak paham kenapa Kenanga terkesan membencinya dan menghindarinya. Apa sih yang kurang darinya? Tampan, cerdas dan digilai para gadis di sekolah.
"Om Saga ... Om ... ayo kita naik heli," ucap Maga penuh semangat dengan suaranya yang cempreng. "Kita ke Jakarta ketemu Papa."