Satu Malam Bersama Dosen Tampan
Di atas meja, buku-buku terbuka berserakan, beberapa penuh coretan, beberapa hanya berisi halaman kosong yang menunggu ide.
“Kita harus nentuin topik sebelum ketemu Pak Adrian lagi,” kata Nita, matanya menatap layar laptop dengan serius. “Kalau enggak, minggu depan bisa-bisa kita zonk.”
Bima mengangguk sambil menggulir halaman jurnal di ponselnya. Gue pikir topik tentang digital learning cocok buat jurusan kita. Relevan, dan banyak data.”
“Masalahnya,” Ratna menimpali pelan, “itu topik sejuta umat. Hampir semua mahasiswa komunikasi nulis soal itu.”
Bab Populer