Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MENGEJAR CINTA DOKTER DUDA

MENGEJAR CINTA DOKTER DUDA

"Hm, ya sudah kalau begitu. Tolong nanti malam masakkan ikan bakar, Mbak. Kalau tidak salah saya sudah meminta kamu untuk membeli ikan laut di pasar." "Oh, siap Pak." Dokter Marzuki ngeloyor pergi dan meninggalkan Inem menyetrika di ruang tengah. Inem menghela nafas lega. 'Huft, selamat! Maaf ya, Pak, kalau saya ambil uangnya, saya rasa saya yang lebih membutuhkan uang daripada bapak,' batin Inem. *** Laila mengayuh sepedanya perlahan saat dia melihat sebuah toko mainan di pinggir jalan. Dan seketika dia menghentikan laju sepedanya.
1011.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 241 kali sebagai cara mematikan lapak ikan mas
Baca
+Pustaka
Menikah Paksaan

Menikah Paksaan

Ia bergegas masuk pasar mencari ikan dan bumbunya. Dari jauh ada sepasang mata mengikuti gerak Citra dari mulai turun dari angkutan umum sampai masuk pasar. Matanya terus mengikuti langkah Citra. Citra yang asik berbelanja, memilih ikan mas yang masih segar-segar, serta bumbu-bumbunya. "Bang, aku beli ikan mas nya dua kg ya?" ucap Citra pada pedang ikan yang tanggapi dengan anggukan.
9.819.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 581 kali sebagai cara mematikan lapak ikan mas
Baca
+Pustaka
Pembalasan Berkelas Istri Tak Sempurna

Pembalasan Berkelas Istri Tak Sempurna

"Kalau ikan yang sudah matang itu berwarna coklat. Di sini kami terbiasa makan ikan yang digoreng kering sehingga bisa dimakan seperti kerupuk kriuk-kriuk gitu." Mata tajam Ismah seolah menguliti Hanum hidup-hidup, membuat nyalinya langsung menciut. "Oh, maaf, Ma. Ya sudah, kalau begitu aku goreng ulang saja ikannya," lirihnya. Hanum bermaksud mengambil kembali ikan-ikan yang sudah berada di atas piring saji. Namun secepat kilat, Ismah merebut piring itu dan membawanya menjauh dari hadapan Hanum.
7.880.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai cara mematikan lapak ikan mas
Baca
+Pustaka
BALAS DENDAM CANTIK

BALAS DENDAM CANTIK

Lalu dengan cepat tangannya menggerakkan pisau ke tubuh si ikan membuat sisik-sisik ikan itu berjatuhan ke tanah, sebagian menempel di pisau. Hening di antara kami. Ya Tuhan ini orang, pendiam amat. Berbanding terbalik dengan Mas Yoga yang begitu ramah juga romantis. Aku memperhatikan brewok yang tumbuh subur membingkai dagu juga pipinya dan mengalihkan pandang. Yaa Tuhan, ada apa denganku tiba-tiba menyamakan Mas Yoga dengannya? Jantungku mengentak kuat saat kami tak sengaja beradu tatap. Tapi hanya sekilas. Ia segera berdiri lalu mencuci ikan yang telah dipotong-potongnya ke sumur kemudian masuk ke dapur. Aku berdiri di dekatnya, dengan ragu-ragu ikut membantunya mengupas bawang putih. Kal
10.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 383 kali sebagai cara mematikan lapak ikan mas
Baca
+Pustaka
BANGKITNYA SANG MENANTU HINA

BANGKITNYA SANG MENANTU HINA

tanya Naya. "Ya belumlah, Dek. Mas belum tau cara mengirim ikan antar pulau. Mas belum tau berapa lama tahan ikan dan sayurnya. Seperti bawang merah dan bawang putih, mungkin akan tahan lama. Selain itu Mas belum tau. Harus belajar dulu sama yang sudah pengalaman!"
9.523.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 668 kali sebagai cara mematikan lapak ikan mas
Baca
+Pustaka
Cinta Sagita

Cinta Sagita

Selama ini selain belajar banyak tentang tanaman, Jidan juga belajar banyak tentang ikan dan kolam. "Pak, tolong semua ikan yang mati ini diambil dari kolam. Ajak teman yang lain ya. Kebun juga tutup lebih cepat aja hari ini. Semuanya fokus beresin kolam ini. Semua bangkai ikan-ikan ini harus dipindahkan dan segera dibuang. Kalau cuman dibiarin yang ada bangkai-bangkai ikan ini akan membuat kolam jadi bau. Oh iya, kalau bisa kuras juga air kolamnya hari ini. Alirkan airnya ke pembuangan." Jidan memberi instruksi dengan sigap. "Ikan-ikannya gimana Pak? Apa boleh dibawa pulang saja? Biar bisa dimakan. Setahu saya bangkai ikan halal." Seorang tukang kebun bertanya.
1015.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 598 kali sebagai cara mematikan lapak ikan mas
Baca
+Pustaka
Salah Melamar

Salah Melamar

Dengan tangan basah, kututupkan telapak tangan di mulut dan hidungku. Mas Adam tersenyum tipis. “katanya baik-baik saja. Cuman lihat ikan saja seperti itu. Periksalah, ibu pasti akan marah kalau kamu kekeh seperti ini,” ucapnya yang langsung berlalu, meninggalkan ikan tersebut ke meja, tanpa kembali memasukkan ke dalam kulkas. Menyebalkan. Mbak Sri terkekeh menatapku lalu menatap punggung Mas Adam yang mulai menjauh. “Ternyata kalian lucu ya.”
1027.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 547 kali sebagai cara mematikan lapak ikan mas
Baca
+Pustaka
AKU BUKAN BENALU

AKU BUKAN BENALU

“Maaf bu tadi uangnya kurang kalau mau beli cumi atau udang. Ibukan tahu ini sudah akhir bulan.” “Ya udah nanti ibu makannya beli aja dehh di Mbak Ijah. Ibuk pengen makan Rendang hari ini. Ibu pergi kewarung dulu Ning.” “Iya buk hati-hati yaa.” Aku menghela nafas atas kelakuan ibu mertuaku. Mobil yang kata Mas Dimas mau didaftarkan join aplikasi ojek online pun tidak juga dilakukan. Mas Dimasselalu banyak alasan jika kutanya.
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 144 kali sebagai cara mematikan lapak ikan mas
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status