AJUDAN SELEMBE
Perempuan bersetelan kaus hijau lumut itu memerhatikan jejak air di lantai, kemudian dia menyergap kucing di belakang sofa, dan membungkus binatang itu dengan handuk.
"Bandel, ya!" desis Alodita sembari mengusapkan handuk kr tubuh kucing putih, yang mengeong dengan sedih. "Kamu dimandiin, karena bau. Aku mabok nyium baumu!" sengutnya, sebelum berpindah ke dekat pantry.
Alodita memasukkan kucing itu ke kandang. Dia mengunci pintu kerangkeng, lalu menyambar hairdryer dari meja buffet. Alodita menyalakan benda itu guna mengeringkan bulu sang kucing.