Rahim Pengganti
tanya Geo
“Kita menikah belum ada satu bulan, tapi Kak Mira sudah kekeh ingin aku inseminasi buatan. Bukan kah kita seharusnya melakukan usaha yang alami dulu? Maksud saya kita bisa tunggu sampai dua bulan, kalau belum ada perubahan baru kita melakukan inseminasi buatan. Saya tahu itu mudah karena hanya perlu menyuntikkan cairan Mas ke rahim saya, tapi saya membayangkan itu masuk—” ucapan Irene menggantung sembari memperhatikan Rangga yang menatapnya dalam.
“Kamu mau saya yang langsung proses? Kamu ketagihan dengan cara saya bermain?” Liara menendang tulang kering Rangga dan berjalan menuju ranjang kamar mereka.