Pesugihan Genderuwo
“Saya butuh bantuan, Ki. Utang saya terus menumpuk. Ladang saya tandus. Saya nggak mau RatihーIstri saya, hidup dalam kemiskinan dan pergi meninggalkan saya."
Bagas menatap ke tanah, merasa malu mengakui ketidakberdayaannya.
"Saya nggak tau harus bagaimana lagi! Saya mendengar, Eyang bisa memberikan jalan keluar," ujar Bagas, selanjutnya.
Ki Praja mengangguk perlahan. “Pesugihan."
Bagas tercengang. "Aーapa?! Pesugihan?!"
Bagas merasa jantungnya berdegup kencang. Ya! Dia tidak salah dengar. Ki Praja mengatakan bahwa solusinya adalah Pesugihan.