Aduh Jenderal Tak Tahan
Lalu, Nabila menggunakan dua tangan untuk mendorong dada pria itu yang terus mendekat, tetapi harus menghindari jarum-jarum perak.
Bibir tipis pria itu nyaris menempel dengan wajah Nabila, dengan pelan menggesek pipi dan telinga Nabila.
Napas yang hangat seperti musim panas berembus ke leher Nabila.
"Mantra Menenangkan Hati, aku lupa ...."
Dengan tatapan mata sedingin es, Nabila mengingatkannya.
"Ulangi setelah aku."
Yohan menguatkan diri untuk membacakan mantra. Khasiatnya muncul secara bertahap.
ตอนยอดนิยม