Sentuhan Pembantu Seksi Sang Tuan
ujar Dirga sopan, meski matanya menyiratkan dia senang pengganggunya pergi.
"Oh, sebentar," Arka menepuk saku celananya, lalu menunjuk laptopnya yang terbuka di meja sudut ruangan, tak jauh dari sofa tempat mereka duduk. Laptop itu menyala, menampilkan screensaver jam digital. "Saya tinggalkan laptop saya di sini sebentar ya, sedang proses rendering data berat. Kalau dipindah nanti corrupt. Tidak akan mengganggu, kok. Kipasnya tidak berisik."