Cinta dalam Balutan Doa
Ia bersyukur meskipun hanya diberi lauk tempe tidak seperti yang dimakan paman dan bibinya yaitu ayam goreng.
“Di mana motormu? Apa kamu menjualnya?” tanya sang paman sengit.
“Aku kena tilang kemarin dan motorku disita.”
“Jual saja motor buntut itu, uangnya bisa aku pakai modal,” ucapnya tanpa rasa bersalah.
“Sampai kapan pun, aku enggak akan menjual motor itu, cukup rumah ini yang ingin kalian kuasai, tidak untuk motorku,” ucapnya menohok. Namun, ia tetap bertindak sopan.