Between Revenge and Love
Untuk mengantisipasi hal mendesak, Hendri berniat meminjam sepeda motor milik penjaga kios itu.
“Mas, kalau saya pinjam motornya, boleh tidak?” tanya Hendri.
“Untuk apa, Mas?” tanya penjaga kios fotokopi itu. Ia berusaha tenang meski jantungnya berdetak hebat.
“Saya ada perlu. Tenang saja, saya orang baik-baik. Pasti akan saya kembalikan motornya, Mas..”
“Bukan begitu,” elak penjaga kios itu. “Saya percaya kalau Mas ini orang baik. Tapi, kalau untuk melakukan hal yang tidak-tidak, saya tidak akan mengizinkannya.”
Bab Populer