Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jangan Salahkan Aku Mencintainya

Jangan Salahkan Aku Mencintainya

Lalu suaranya terdengar lagi, datar tapi mengandung makna dalam. “Untuk kedepannya, pastikan Andini aman. Jangan sampai ada yang menyentuhnya tanpa izinku.” Ken mengangguk patuh, dan siap untuk meninggalkan ruangan. Akan tetapi belum sempat Ken memutar badan, suara Naren kembali terdengar. “Ken, pastikan juga jika lalat-lalat pengganggu beserta pasukannya itu, nantinya akan mati sekaligus dalam sekali tepukan.”
101.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai cara merawat burung kenari
Baca
+Pustaka
Kontrak Pemikat CEO Dingin

Kontrak Pemikat CEO Dingin

Naira buru-buru menghindar agar Ken tak semakin usil menjahilinya. "Kau mandi duluan, Ken. Nanti aku menyusul, aku harus menghubungi Irene dulu," kilahnya, bangkit menuju kamar utama. Namun, Ken yang sudah menahan rasa gemasnya, menarik tangan Naira hingga tubuhnya terpental jatuh ke arah pangkuan Ken. Tangan Ken yang besar langsung menahannya cepat.
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai cara merawat burung kenari
Baca
+Pustaka
Elang Taraka: Lahirnya Pendekar Terhebat

Elang Taraka: Lahirnya Pendekar Terhebat

Memangnya ada kewajiban Elang harus mengatakan apa yang akan dilakukannya, tidak bukan? Angin bertiup lumayan kencang ketika mereka berada di ketinggian. Anak rambut Kenes Kirana menari-nari di wajah Elang, karena kepala gadis itu persis bersandar di dadanya. Itu adalah satu-satunya posisi yang sempat dipikirkannya tadi. Sedikit merepotkan memang, membawa orang pingsan naik burung rajawali raksasa.
105.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 189 kali sebagai cara merawat burung kenari
Baca
+Pustaka
Suami Pengganti Sensasional

Suami Pengganti Sensasional

Ia hanya dianjurkan perbanyak istirahat dan menghindari banyak pikiran agar tidak stres yang bisa menyebabkan dirinya mengalami kompilasi lagi. "Eh, Kakak mau bawa Fara kemana?" tanya Fara bingung ketika mereka tiba di depan pintu kamar Kenan. "Ya, ke kamar lah buat istirahat." jawab Kenan santai, lalu memasukan anak kunci yang baru diambilnya dari saku celananya kedalam lubang kontak pintu kamarnya. Ceklek... "Ayo masuk!" ajak Kenan setelah pintu terbuka.
9.766.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai cara merawat burung kenari
Baca
+Pustaka
Dirty Office

Dirty Office

Keenan baru saja selesai berpakaian, ia melangkah mendekat sambil memakai jam tangan mewahnya. ​Tatapan Keenan terkunci pada pemandangan di depannya. Aruna yang sedang memberikan 'nutrisi' pada jagoan mereka selalu menjadi pemandangan paling menggairahkan sekaligus menenangkan baginya. Ia berlutut di depan Aruna, mengusap pipi Kenzo yang tembam sebelum tangannya merayap masuk ke balik bathrobe Aruna yang sedikit terbuka.
1035.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai cara merawat burung kenari
Baca
+Pustaka
Our Sweet Memory

Our Sweet Memory

"Mei, Keira kita yang moody-an itu lagi nggak mau latihan renang. Olimpiade-nya masih lama kok. Maafkan dia ya sayang. Dia nurunin sifat keras kepalaku. Mageran mungkin ya, hehe." Kenan terus berbicara seakan ada yang mengajaknya ngobrol dua arah. Ini aktifitasnya begitu sampai di rumah. Menceritakan apa yang dilewatinya hari itu. Bercerita ke foto-foto yang terpajang rapih di sana. Sambil berganti kaos di ruang pakaian, ia berbicara, "Sisi melankolisnya keluar lagi sore ini, Mei. Karena lihat teman temannya dijemput ibunya. Maafkan aku yang tidak bisa mencarikannya ibu baru. Kamu terlalu berharga untuk bisa digantikan." Pakaian sudah berganti, Kenan keluar dari ruang ganti. Ia pandangi satu
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai cara merawat burung kenari
Baca
+Pustaka
Geger Kahyangan

Geger Kahyangan

Hanya dengan beberapa gerakan, keempat boneka petir itu terpental dan hancur oleh kekuatan darah milik Yao Ling. Kenari kertakkan rahang melihat bagaimana boneka petirnya dengan mudah dihancurkan oleh lawan. Dia pun melesat kearah Yao Ling dan menyerang menggunakan Jurus rahasia yang dia pelajari dari sang ibu, Dewi Narashima. "Aku tak yakin kau akan bertahan dari serangan ku kali ini..." batin Kenari sambil menyerang Yao Ling. Keduanya saling bertukar serangan. Namun Kenari bukan bergerak memukul melainkan menyambar tangan Yao Ling dan mencengkramnya kuat-kuat membuat pria itu terkejut.
8.962.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai cara merawat burung kenari
Baca
+Pustaka
Melahirkan Keturunan Untuk CEO

Melahirkan Keturunan Untuk CEO

Dia ternyata menirukan apa yang Kinara lakukan, walau Aarav hanya membalas dengan kedipan mata, namun terlihat bahwa Aarav menirukan apa yang ia lakukan. Tidak tanggung, Kinara kembali mencium kening Aarav ditambah mencium kedua pipinya. Aarav bergeming, matanya lagi berkedip. Kinara yang melihat kebingungan Aarav lantas menyentuh keningnya dan kedua pipi, mengisyaratkan agar Aarav menciumnya juga. “Cium di sini, Mas.” Kinara kembali menunjukkan kening serta pipinya, menunggu Aarav agar menirunya. Namun tidak, pria itu malah berkedip saja.
1049.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai cara merawat burung kenari
Baca
+Pustaka
Handsome, But Dangerous!

Handsome, But Dangerous!

Kenan mengambil handuk dan mengompres kaki Oceana yang sudah membiru. Kenan menghela napas. Setelah selesai mengompres kaki Oceana, Kenna akan membersihkan tubuh Oceana. Kenan mengambil baju Oceana dan air. Dia mengikat kan sapu tangan pada matanya sehingga dia tidak dapat melihat apapun. Kenan melakukannya dengan hati-hati. Setelahnya Kenan membereskan segalanya dan pergi menuju dapur untuk membuat makanan untuk Oceana. Ini sudah waktunya Oceana makan.
1011.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 288 kali sebagai cara merawat burung kenari
Baca
+Pustaka
Bukan Pernikahan Kontrak Biasa

Bukan Pernikahan Kontrak Biasa

Setelah meletakkan handuk kecil itu di kening Kenzo, Kinara mematikan AC dan membuka semua jendela kamarnya dan menutup pintu kamar juga, supaya suaminya itu bisa menghirup udara pagi yang masih segar, serta cahaya matahari bisa masuk ke dalam kamar. Kinara melenggang masuk ke walkin closet untuk mengambil bajunya, dan pergi ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya. Selesai mandi dan mengganti pakaiannya dengan baju rumahan yang tidak terlalu sexy, Kinara menghampiri Kenzo dan memeriksa suhu tubuh suaminya dan berharap Kenzo akan membaik. “Syukurlah … sudah adem.” Tangan Kinara yang hendak beranjak dari kening Kenzo ditahan oleh suaminya. “Mas, kamu sudah bangun?”
103.1K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai cara merawat burung kenari
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status