Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Bukan Perawan

Bukan Perawan

Jalanan tidak terlalu padat karena belum jam pulang kerja sehingga dia bisa cepat sampai di rumah. Mobil sang mama mertua sudah terparkir di halaman. Biru turun dari mobilnya dengan perasaan riang gembira dan tiba-tiba perutnya beraksi karena kedatangan mama selalu dibarengi dengan menu makanan enak yang beliau sengaja bawa dari restoran miliknya. “Siang, Ma ….” Sapa Biru berjalan mendekat lalu meraih tangan dan mencium punggung tangan mama yang menyahut dengan sapaan sama.
1074.3K viewsCompletedAdded to Library 2.5K Times as cat rumah biru
Read
+Library
Aku Jual Diri karena Ibuku

Aku Jual Diri karena Ibuku

Aku sangat merindukanmu, Kinara? Apa dia baik-baik saja? **** Aku hanya diam menatap rumah papan yang terlihat nyaman di depanku. Rumah bercat biru muda dengan jendela yang terbuka itu seolah mengucap selamat datang padaku. Rumah siapa ini?
1.8K viewsOngoingAdded to Library 35 Times as cat rumah biru
Read
+Library
Ulat Bulu Penghancur Rumah Tanggaku

Ulat Bulu Penghancur Rumah Tanggaku

Satu kata yang langsung berada di dalam benak Elen, ia kembali mengembuskan napasnya sebelum kedua kaki itu bergerak sesuai arahan dari sang suami. "Kamar nomor 15." Elen menghitung nomor-nomor kamar yang saat ini tengah ia lewati. "11, 12, 13, 14, 15." Tepat saat kedua mata dan mulut sinkron menyebut nomor 15, kaki milik Elen langsung berhenti. Di depannya saat ini, kamar pasien dengan nomor 15, sesuai dengan petunjuk dari sang suami. Namun, di luar ruangan tersebut tidak ada satu orang pun.
101.3K viewsOngoingAdded to Library 50 Times as cat rumah biru
Read
+Library
Mertua Benalu Di Rumahku

Mertua Benalu Di Rumahku

ucapku setelah memberikan Kania es krim. "Iya, Mah." Melihat Kania yang anteng sambil makan es krim. Aku langsung mengambil sapu untuk membersihkan rumah. Terutama kamar Ibu, karena tadi ketika aku menyapu. Kamar Ibu masih terkunci. Jadi aku tidak sempat menyapunya. Aku akan membersihkan kamar Ibu, sebelum dia pulang dan marah-marah karena kamarnya masih kotor.
2.9K viewsOngoingAdded to Library 87 Times as cat rumah biru
Read
+Library
RUMAH BARU MANTAN ISTRIKU

RUMAH BARU MANTAN ISTRIKU

RUMAH BARU MANTAN ISTRIKU 17. ** PoV Author. Mereka masih di ruang tamu rumah Nara. Sebagai tuan rumah Nara berusaha untuk memuliakan tamunya. Bagaimanapun itu adalah mantan Ibu mertuanya, mantan adik iparnya dan juga mantan suaminya. Jadi sebisa mungkin dia beramah tamah kepada mereka walaupun sekarang hubungannya tidak sama lagi seperti dulu.
1054.5K viewsOngoingAdded to Library 1.7K Times as cat rumah biru
Read
+Library
Rumah Kenangan: Pengintai di Bawah Tanah

Rumah Kenangan: Pengintai di Bawah Tanah

Sofa dan kursi-kursi berbalut kain sutra berwarna merah di depan televisi, di mana ada bocah berambut pirang—adiknya Dave—yang sedang bermain playstation. Di satu sudut ruangan, terdapat piano grand yang indah. Dari desainnya tentu itu terlihat mahal. "Wow, rumah lu gede banget. Asli." Puji Ralph dengan terkemukau. "Yah. Kamu orang kaya, ya?" tanyaku menggoda.
1.1K viewsOngoingAdded to Library 32 Times as cat rumah biru
Read
+Library
Jerat Cinta Ibu Susu Anakku

Jerat Cinta Ibu Susu Anakku

Sungguh batin Vania merasa sangat keheranan. Kleek! "Nah, ini adalah kamar Tuan muda Al." Bik Rumi membuka sebuah pintu yang terbuat dari kayu jati berwarna coklat. Begitu pintu terbuka, tampaklah sebuah ruangan bernuansa biru muda dengan ukuran yang cukup besar. Ada sebuah ranjang kecil tempat bayi di tengah ruang. Kemudian di samping dekat jendela kaca yang besar menghadap ke arah kolam renang, terdapat sebuah sofa panjang, tempatnya untuk dia menyusui Baby Al nanti.
101.9K viewsOngoingAdded to Library 56 Times as cat rumah biru
Read
+Library
RENATA DAN SAMUDERA BIRU

RENATA DAN SAMUDERA BIRU

teriak Samudera Biru. Rama dan Ratansa hanya bisa saling pandang. “Sepuluh, sebelas, dua belas, tiga belas, empat belas, lima belas,” Samudera Biru menghentikan kegiatan menghitungnya saat Renata muncul. “Kau gila!!” makinya garang. “Maaf, itu cara paling instan sayang. Bukankah kau ingin cepat sakti?”
1013.1K viewsCompletedAdded to Library 365 Times as cat rumah biru
Show Reviews (74)
Read
+Library
Dewa Amour
Samudra Biru, sungguh nama yang indah dan terkesan kharismatik. Gue suka beet cerita fantasi. Begitu baca blurd novel ini langsung mampir, dan ... jatuh cinta untuk membacanya sampai end. Salut buat yg nulis. Sehat terus ya, Thoorr ...
kinoy.raomi
baca ini karena baca promosi authornya., eh pas baca.. wah gila sih.. langsung jatuh cinta... kerenn.. sukakkk... up yang rajin up nya thor biar bisa nangkring di depan.. sayang kalok cerita sebagus ini sepi2 aja hehe
Read All Reviews
Di Ujung Perpisahan

Di Ujung Perpisahan

"Ah! Mamanya pasti tahu kemana Indah pergi." Biru lalu memutuskan pergi ke rumah milik orang tua Indah yang berada di kawasan elit Jakarta. Sesampainya disana ia mendapatkan tatapan tak senang dari mertuanya. Meriam. Ibu tiri Indah. "Mau apa kamu kemari?" Tanyanya ketus. "Maaf jika kedatangan saya mengganggu." Biru bersikap sopan. "Apa ada Indah disini, ma?"
1050.6K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as cat rumah biru
Read
+Library
Once Again

Once Again

Di sana terlihat dengan jelas sebuah perumahan kompleks yang biasa saja. Setelah turun dari mobil, Ben mencoba lagi untuk memastikan alamat yang dimaksud oleh Bodi, takut jika sekiranya ia salah alamat. Barulah setelah segalanya benar-benar jelas dan tepat, ia mengarahkan padangan ke nomer rumah yang ada di layar ponselnya. Matanya tertuju pada sebuah rumah dengan cat warna biru muda dan pagar berwarna putih. Di bagian tembok pagar tergantung sebuah poster kecil bertuliskan Pangkas Rambut Martin.
2.8K viewsOngoingAdded to Library 94 Times as cat rumah biru
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status