Sentuh Aku Lagi, Sayang!
Dan di apartemen kecil itu, sebuah keluarga berjuang melawan badai kecil bernama baby blues—dengan cinta, kesabaran, dan kehadiran satu sama lain.
***
Pagi itu, suara gemericik air memenuhi kamar mandi kecil itu. Rendra duduk di bangku kecil di samping bak mandi bayi, lengannya digulung hingga siku, dengan sabar mengusap tubuh mungil Biru dengan waslap lembut.
“Nak, kamu harus diam dikit, ya. Ini mandi, bukan berenang.” Rendra tersenyum melihat Biru yang menggeliat-geliat, tangannya meraih ke mana-mana.