Renjana
55 cowok itu gak muncul juga.
“Udahlah, kayaknya dia emang gak berani keluar tuh, kita pulang aja” kata Ida, semangatnya sudah menurun drastis, karena calon korban tak kunjung datang.
“Cemen tuh cowok, masa’ di ancam gitu saja takut. Wuuuu, cemen banget” ejekku pada pintu gerbang.
Malamnya aku melangsungkan teror lanjutan, aku ambil hp dan siap melontarkan kata-kata iblis, huahahahha, dan inilah kata pertama
Hot Chapters