Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Oh, My Lawyer

Oh, My Lawyer

Keira mencibirkan bibirnya. “Apa jangan-jangan kamu cemburu yaa.” “Apa! Aku cemburu.” Keira mengibaskan rambut panjangnya dengan angkuh, “tidak ada dalam kamusku untuk cemburu. Itu kata cemburu merupakan kata terlarang dan ga akan ada dalam kamus versi cetaknya.” “Kalau dalam kamus versi cetaknya ga ada berarti dalam kamus versi online nya ada dong.”
3.4K viewsOngoingAdded to Library 105 Times as cemburuan
Read
+Library
CERMIN GERBANG CINTA

CERMIN GERBANG CINTA

jawab Chu. “Apa yang membuat tempat ini lebih aman, Master?” tanya Momo. “Tempat ini bisa dijadikan labirin. Seorang bisa masuk tetapi tidak bisa keluar. Hanya resikonya kalau musuh masuk dan mendapatkan sandera, itu gawat,” kata Chu. “Apakah bisa memasang kabut untuk menutupi tempat ini?” tanya Momo. Dia mengingat begitu banyak kabut saat dia mau melihat masa depan.
105.0K viewsCompletedAdded to Library 176 Times as cemburuan
Read
+Library
Sangkur Pora

Sangkur Pora

Begitu memasuki rumah makan, seorang pelayan menyambut kami dan memberikan daftar menu. "Haruan cacapan limau kuit," ujarku pada pelayanan rumah makan. Ikan haruan atau ikan gabus memang sangat sempurna saat dipadukan dengan cacapan limau kuit. Cacapan limau kuit sejenis sambal berbentuk cair, terbuat dari irisan bawang merah mentah, diberi irisan limau kuit serta cabe rawit. Tak lupa garam dan air secukupnya. Rasanya sangat segar. Menggugah selera.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 114 Times as cemburuan
Read
+Library
Dijodohkan dengan Ipar Posesifku

Dijodohkan dengan Ipar Posesifku

"Hmmm ... Kamu ... cemburu, ya, Sayang?" ,
10262.1K viewsCompletedAdded to Library 8.1K Times as cemburuan
Read
+Library
Menjadi Istri Kedua CEO

Menjadi Istri Kedua CEO

“Dia cemburu. Tante kamu cemburu. Kamu percaya itu?” “Apa itu cemburu?” Reno bertanya dengan polosnya. Kedua matanya berkedip lucu. Menatapi Anan dan Kinar secara bergantian. “Itu es krim, ya?” Berganti Kinar yang terbahak-bahak. Puas sekali melihat ekspresi wajah Anan bak orang bego. Kinar memeletkan lidahnya lalu kembali mengaduk sayurnya yang sudah setengah matang.
1010.4K viewsCompletedAdded to Library 395 Times as cemburuan
Read
+Library
KEMBARANKU SELINGKUHAN SUAMIKU

KEMBARANKU SELINGKUHAN SUAMIKU

Bab 1 Pov Alifia Perkenalkan aku Alifia Nandar Wijaya, aku adalah anak pertama dari dua bersaudara. Aku mempunyai kembaran bernama Aliyah Nandar Wijaya, kehidupan kami dimasa kecil sangatlah bahagia dengan kedua orang tua yang lengkap serta menyayangi kami dengan tulus. “Sayang dasi aku mana.” Ucap seorang pria bertubuh tinggi dan tampan didalam kamar.
927 viewsOngoingAdded to Library 20 Times as cemburuan
Read
+Library
Jebakan Kemenangan

Jebakan Kemenangan

Melihat Boga begitu marah, aku menjawab dengan acuh tak acuh, "Aku hanya membalasmu dengan cara yang sama." Usai bicara, tanpa peduli dengan kekacauan yang terjadi di ruangan, aku berjalan keluar dengan langkah penuh percaya diri. Aku tahu, aku sudah menang dalam pertarungan ini. Setelah keributan ini, keburukan Boga terungkap di hadapan semua orang. Karena masalah keamanan yang besar, peluncuran produk tertunda dan harga saham perusahaan pun anjlok.
2.9K viewsCompletedAdded to Library 70 Times as cemburuan
Read
+Library
Dendam yang Tak Terlupakan

Dendam yang Tak Terlupakan

"Namun, terjadi insiden penembakan yang sangat tidak terduga di sana. Apakah kamu ingat kekacauan itu?" Mendengar pertanyaan Jevan, Mela hening sebentar dan teringat sesuatu. Matanya melebar dengan kaget saat potongan-potongan visual mulai terbentuk. "Penembakan? Oh Tuhan, aku ingat!" balas Mela dengan suaranya yang sedikit bergetar karena terkejut. Ingatan tentang suara tembakan-tembakan yang memekakkan telinga dan kekacauan panik yang terjadi di Galeri Cendrawasih kembali merasuki pikirannya dengan sempurna. Ia merasakan adrenalin yang sama seperti semalam.
816 viewsOngoingAdded to Library 32 Times as cemburuan
Read
+Library
Belenggu Hasrat Dendam Membara

Belenggu Hasrat Dendam Membara

bisiknya, air matanya mengalir bercampur keringat. Calem sudah berjarak hampir dua meter di belakang Celeste. “Kau tidak akan berani,” ejeknya. “Kau selalu takut menyentuh api.” Mendengar itu, Celeste langsung berputar, dan melempar alat itu ke fuse box terbuka di dinding. Seketika itu, surge listrik singkat meledak. Cahaya putih langsung menyambar di sekitarnya.
974 viewsCompletedAdded to Library 33 Times as cemburuan
Read
+Library
Penguasa Pedang

Penguasa Pedang

img:first-child]:pt-0 *:[img:first-child]:rounded-t-xl *:[img:last-child]:rounded-b-xl shadow rounded-md ring-1 ring-foreground/20 fix-size fix-edge chapter-theme" data-slot="card" data-size="default" data-variant="default"> Dor dor dor! Kobaran api yang mengerikan menyembur keluar seperti gelombang pasang, melahap segalanya. Api berkobar, bumi bergetar, dan panas yang mengerikan seolah membakar seluruh ruangan.
1013.2K viewsOngoingAdded to Library 489 Times as cemburuan
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status