KELAMBU MERAH JAMBU
Terakhir, saat Kenzy berjalan mendekat, aku menyibakkan rambut---poni yang sudah panjang seleher---ke belakang dengan gelenyar-gelenyar asing yang semakin menguat di dada.
Oooh, ooohhh, my God!
Sepertinya, Kenzy benar-benar murka? Iya, Kenzy murka karena sambil terus berjalan mendekatiku, dia melemparkan Tulip ke arah belakang. Praaakkk …! Dengan keras dan tanpa ampun, Tulip terjatuh dalam posisi telungkup di lantai. Bayangkan! Diksi remuk dan terserpih saja masih belum bisa menggambarkan betapa hancurnya perasaan saat ini. Tulip, ooohhh, Tulip hancur? My God, apakah Kenzy cemburu? Kalau iya, aku harus bersiap-siap. Berdasarkan teori cinta karangan Arunika, kecembur
Hot Chapters