Dilamar Nenek-nenek
"Nggak ... nggak akan. Aku nggak akan pernah jatuh cinta sama cowok seperti dia. Apaan, sih. Pikirannya, Mas, itu kejauhan."
Tawa Cakra menggema. Bersama langkah kakinya keluar dari lift. "Ya, gimana. Kata orang Jawa, Witing tresno, jalaran soko kulino."
"Artinya apaan?"
"Cinta itu datang karena terbiasa," jelas Cakra.
"Nggak ... nggak. Jangan sampai aku jatuh cinta sama lelaki kayak dia. Amit-amit," umpat Ari.
Tawa Cakra kembali menggema bahkan ketika dia dengan sengaja melewati perempuan yang membuatnya kesal tadi.
ตอนยอดนิยม