Air Mata Aruna
ujar Lukman berbohong dan diiyakan oleh Aruna.
“Ya, Nak ..., kebetulan sekali Arumi juga kangen dengan Aruna dan Andika juga sedang ada tugas diluar kota,” jawab Darmawan, saat Lukman berpamitan padanya.
Terlihat, Arumi yang kini telah SMA, tengah berbicara dengan Aruna dengan wajah gembira. Lalu, Lukman pun berpamitan pada Aruna dengan memeluk erat tubuh istrinya dan berbisik, “Sayang, yakinlah..., Sampai kapan pun hanya kamu yang aku cinta. Tak kan berubah sedikit pun.”