Dilamar Presdir yang Menyamar
“Kemarin aku kira Mr. Boby hanya bercanda saat bilang aku mau jadi sekretaris. Ya, aku nanggepinnya nggak sungguhan. Mendadak pula. Mana tahu kalau itu ternyata titah? Tapi sumpah, enak kerja bareng tim marketing. Di sini aku kesepian.”
“Enak kamu dong. Bisa deketan terus sama bos muda.”
“Eh, Sar, aku ada usul. Gimana kalau kamu aja yang jadi sekretaris. Sumpah, biasa gambar sekarang aku harus ngatur jadwal dan banyak hal yang menurutku rumit. Kamu aja yang jadi sekretaris bos sombong itu, ya?”
“Nggak bisa! Siapa di sini yang bos? Punya hak apa kamu sampai berani mengatur?” Entah sejak kapan, Brama sudah berdiri di belakang Nawa.
ตอนยอดนิยม