Cinta Cita
“Saya ke sini, cuma mau ngantar berkas.”
“Berkas apa ini?” Tessa buru-buru membukanya dan melihat isi dokumen di dalamnya satu per satu. “Ini …”
“Itu semua salinan nota pengeluaran rumah sakit waktu saya di rawat di Surabaya, sama Singapur,” terang Cita kembali ke tempat duduk semula. “Biaya rumah sakit dan obat-obatan, perawat rawat jalan, fisioterapi, sama konseling. Saya baru nge-list kerugian materil yang ada notanya di asisten papa. Untuk kerugian morilnya … saya harus konsultasi dulu sama pak Lex, karena saya nggak mau melebih-lebihkan, tapi nggak boleh kurang juga.”
Capítulos em Alta