Setitik Nila
“Kerjaannya memang padat, sih, Pak. Tapi karena saya terbiasa di lapangan, jadi kadang suka ngantuk kalau cuma duduk terus ngelihat komputer.”
“Itu akibatnya kalau kamu bertindak, tanpa berpikir,” kata Djiwa tegas. Matanya tanpa sengaja menangkap sosok wanita yang berjalan dengan elegan menuju mejanya. Ia menatap datar dan bersandar santai tanpa ada beban sama sekali.
“Malam Cel,” sapa Djiwa lebih dulu. “Kebetulan sekali,” ucapnya kemudian merentangkan satu tangan menunjuk Nila. “Nila, perkenalkan, ini mantan istriku, Celline.”
Bab Populer