Jodoh untuk Aira
Dewa bicara semakin pelan, "Sssttt, jangan kaget gadis jutek, gua memang nggak pernah pamer keahlian seni gua."
Bola mataku membesar tak percaya, seakan yang barusan kudengar hanya bualannya saja. Pikiranku kembali mengingat pesan Salsa waktu itu, dia mengatakan kalau Dewa seorang penulis. Ah, benarkah Dewa seorang seniman? Tapi ...
"Nggak usah dipikirin, ntar setelah kita nikah, lo pasti tau semuanya," tambah Dewa, sekali lagi dia seakan bisa membaca pikiranku.
Hot Chapters