GADIS 100 KG
“Kalian bisa diem nggak sih? Sebel gue tiap hari cuma denger Deera, Deera, Deera. Satu sekolahan muji-muji dia padahal dulu kan cuma gentong beras,“ celetuk Dewi dengan bibir mencebik membuat para sohibnya langsung terdiam.
“Ya wajar sih, dia kan emang glow up. Apa mungkin dia depresi ditinggal Si Elang?“ sahut yang lain.
“Bisa jadi.“ Dita menimpali.
“Kalian itu ...“ Dewi mengepalkan tangan. Kepalanya terasa berputar-putar mendengar ocehan mereka. Dengan cepat ia bangkit, berjalan meninggalkan kelas dengan langkah dihentak-hentakan.
*
Hot Chapters